BMKG Catat Sembilan Titik Panas di Aceh, Terbanyak di Nagan Raya

  • 17 Jul 2026 17:10 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terdapat sembilan titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Aceh berdasarkan hasil pemantauan pada Kamis 16 Juli 2026 pukul 00.00 hingga 23.00 WIB.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Dedy Ardana, dalam laporan yang diterima RRI, Jumat 17 Juli 2026, menyebutkan titik panas tersebut terdeteksi melalui Sensor MODIS pada Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP serta satelit NOAA20/VIIRS.

"Berdasarkan data BMKG, dari total sembilan titik panas yang terpantau, enam titik berada di Kabupaten Nagan Raya, tepatnya di Kecamatan Darul Makmur. Satu titik lainnya di kabupaten yang sama terdeteksi di Kecamatan Tadu Raya. Sementara masing-masing satu titik panas lainnya berada di Kabupaten Aceh Jaya, Kecamatan Pasie Raya, serta Kabupaten Pidie, Kecamatan Padang Tiji. Seluruh titik panas yang terpantau memiliki tingkat kepercayaan kategori sedang," katanya.

Dedy Ardana menjelaskan, informasi titik panas merupakan hasil pemantauan satelit yang digunakan sebagai indikator awal adanya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, keberadaan hotspot belum tentu menunjukkan telah terjadi kebakaran sehingga diperlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas, guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Masyarakat juga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....