Pemkot Bogor Prioritaskan Program Pengelolaan Sampah dan Penghijauan
- 17 Jul 2026 15:33 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat agenda pembangunan berkelanjutan melalui serangkaian kebijakan yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup
- Melalui penguatan pengelolaan sampah dan perluasan gerakan penghijauan, Pemerintah Kota Bogor menargetkan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
RRI.CO ID, Bogor - Pemerintah Kota Bogor terus memperkuat agenda pembangunan berkelanjutan melalui serangkaian kebijakan yang berfokus pada pelestarian lingkungan hidup. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, berbagai program dijalankan secara terpadu mulai dari pengurangan sampah di tingkat sumber hingga pengembangan teknologi pengolahan sampah modern.
Salah satu prioritas yang terus didorong adalah pembangunan sistem pengelolaan persampahan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Kebijakan tersebut mencakup penguatan budaya memilah sampah, peningkatan kapasitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), pengembangan bank sampah, hingga pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Galuga dan Kayumanis sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat.
“Kami ingin membangun sistem pengelolaan lingkungan yang dimulai dari hulu hingga hilir, sehingga pengurangan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan," ujarnya, Jumat 17 Juli 2026
Selain memperkuat tata kelola persampahan, Pemerintah Kota Bogor juga menginisiasi Program Wajib Tanam Pohon yang mulai diterapkan pada tahun ajaran 2026. Program tersebut melibatkan peserta didik baru sebagai langkah membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini sekaligus memperluas ruang hijau di Kota Bogor.
Melalui gerakan tersebut, para pelajar diajak berpartisipasi dalam menanam dan merawat pohon di lingkungan sekolah maupun kawasan sekitarnya. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat ketahanan lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim.
Dedie Rachim menegaskan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan setiap kebijakan lingkungan yang dijalankan pemerintah.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika dilakukan secara konsisten, saya yakin Kota Bogor akan menjadi kota yang semakin hijau, bersih, sehat, dan nyaman untuk generasi mendatang," katanya.
Melalui penguatan pengelolaan sampah dan perluasan gerakan penghijauan, Pemerintah Kota Bogor menargetkan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan Kota Bogor yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan lingkungan di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....