Kemenag Inhil Gelar Verifikasi Arah Kiblat Massal saat Fenomena Rashdul Kiblat

  • 17 Jul 2026 09:09 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar gerakan verifikasi arah kiblat massal dengan memanfaatkan fenomena astronomi Rashdul Kiblat di Musholla Al-Azhar Kantor Kemenag Inhil, Rabu 15 Juli 2026. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas imbauan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir, Harun, agar masyarakat memanfaatkan momentum tahunan tersebut untuk memastikan kembali ketepatan arah kiblat.

Verifikasi arah kiblat dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Inhil, Indra Sabarianto, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Inhil. Kegiatan ini turut diikuti para kepala seksi, penyelenggara, serta jajaran staf Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Inhil.

Mewakili Kepala Kantor Kemenag Inhil, Indra Sabarianto mengatakan bahwa Rashdul Kiblat merupakan fenomena astronomi yang sangat bermanfaat bagi umat Islam untuk melakukan pengecekan arah kiblat secara mudah, mandiri, dan akurat.

"Hari ini kami melakukan verifikasi langsung di Musholla Al-Azhar untuk memastikan keakuratan arah kiblatnya. Melalui momentum yang terjadi pada 15–16 Juli ini, kami juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat, mulai dari keluarga, tetangga, hingga pengurus rumah ibadah di Kabupaten Indragiri Hilir, untuk ikut mengecek kembali arah kiblat di tempat masing-masing," ujarnya.

Ia menjelaskan, fenomena Rashdul Kiblat terjadi ketika Matahari berada tepat di atas Ka'bah. Pada saat itu, bayangan benda yang berdiri tegak lurus di permukaan bumi akan menunjukkan arah yang berlawanan dengan kiblat, sehingga dapat dijadikan pedoman yang akurat dalam melakukan verifikasi arah salat.

"Metode ini sangat praktis karena masyarakat hanya perlu melihat bayangan dari benda yang diletakkan atau didirikan tegak lurus pada permukaan bumi. Pada saat fenomena terjadi, bayangan benda tersebut secara otomatis akan menunjukkan arah yang lurus dan berlawanan dengan arah kiblat," jelasnya.

Menurutnya, verifikasi arah kiblat bukan bertujuan mengubah hasil pengukuran sebelumnya, melainkan sebagai bentuk ikhtiar untuk memastikan kembali ketepatan arah kiblat berdasarkan fenomena astronomi yang terjadi setiap tahun.

Gerakan verifikasi arah kiblat ini mendapat sambutan positif dari jajaran pegawai Kemenag Inhil yang turut mengikuti proses pengukuran. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pengurus masjid dan mushalla di seluruh Kabupaten Indragiri Hilir untuk melakukan pengecekan arah kiblat secara mandiri.

Melalui gerakan yang mengusung slogan "Akurat Kiblatnya, Nyaman Ibadahnya", Kemenag Kabupaten Indragiri Hilir berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat sebagai sarana memastikan arah kiblat secara presisi, sehingga pelaksanaan ibadah salat dapat berlangsung dengan lebih mantap dan penuh keyakinan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....