Muhasabah Diri Bekal menuju Takwa setelah Bulan Muharam

  • 17 Jul 2026 13:57 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Muhasabah atau evaluasi diri menjadi salah satu amalan yang dianjurkan bagi umat Islam, terutama selepas bulan Muharam sebagai momentum memperbaiki kualitas keimanan. Melalui Dialog Kajian Islam Mutiara Pagi Pro 1 RRI Sungailiat, masyarakat diajak menjadikan introspeksi sebagai bekal menuju pribadi yang lebih bertakwa.

Narasumber H. Ahmad Sapran, SE., MM. mengatakan, setiap muslim hendaknya memanfaatkan pergantian waktu untuk melihat kembali amal ibadah, hubungan dengan sesama, serta ketaatan kepada Allah SWT. Menurutnya, muhasabah menjadi langkah penting agar seseorang tidak terlena dengan urusan dunia dan senantiasa mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat.

"Selepas Muharam, kita hendaknya melakukan muhasabah dan evaluasi diri. Periksa kembali amal ibadah, hubungan dengan sesama, dan kekurangan yang masih harus diperbaiki. Dengan begitu, setiap hari kita terus bergerak menuju derajat takwa yang lebih baik," ujar Ahmad Sapran.

Dalam dialog tersebut, Solihin, pendengar Pro 1 RRI Sungailiat dari Sungailiat, menyampaikan pertanyaan mengenai cara sederhana melakukan hisab diri setiap hari agar kelak tidak termasuk orang yang menyesal karena lalai mempersiapkan bekal akhirat.

Menanggapi hal itu, Ahmad Sapran menjelaskan bahwa evaluasi diri dapat dimulai dengan meluangkan waktu setiap malam untuk mengingat kembali perbuatan yang telah dilakukan, memperbanyak istighfar, menjaga salat tepat waktu, serta bertekad memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan.

"Muhasabah tidak harus menunggu datangnya bulan Muharam atau momen tertentu. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk bertanya kepada diri sendiri, apakah hari ini kita lebih baik dari kemarin. Jika masih banyak kekurangan, segera bertobat dan perbaiki sebelum Allah menghisab seluruh amal perbuatan kita," jelasnya.

Melalui kajian tersebut, H. Ahmad Sapran mengajak masyarakat menjadikan muhasabah sebagai kebiasaan harian, bukan sekadar renungan sesaat. Dengan terus mengevaluasi diri dan memperbaiki amal, setiap muslim diharapkan memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi hisab di akhirat serta menjalani kehidupan yang lebih bermanfaat bagi sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....