Polisi Selidiki Keributan di Kantor DPRD Riau

  • 16 Jul 2026 19:17 WIB
  •  Pekanbaru
Poin Utama
  • Polisi Selidiki Keributan di Kantor DPRD Riau
  • Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau AKBP Rooy Noor mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, situasi sudah dalam keadaan kondusif

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Kepolisian masih menyelidiki keributan yang terjadi di Kantor DPRD Provinsi Riau pada Kamis 16 Juli 2026. Aparat dari Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru telah turun ke lokasi usai menerima laporan kejadian.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau AKBP Rooy Noor mengatakan, saat petugas tiba di lokasi, situasi sudah dalam keadaan kondusif. Saat ini, fokus penyelidikan adalah mengumpulkan bukti-bukti, termasuk rekaman video dan CCTV di sekitar lokasi.

"Terkait dengan kejadian hari ini di kantor DPRD Provinsi, memang tadi kami mendapat laporan adanya keributan di lokasi. Kemudian kami bersama dengan Polresta dan Polda Riau turun ke lokasi. Namun pada saat sudah tiba di lokasi, situasi sudah kondusif. Jadi untuk sementara pihak kami, Polda Riau dan Polresta bekerja sama untuk mengumpulkan bukti-bukti rekaman maupun CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian," kata Rooy.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab maupun motif keributan tersebut. Menurut Rooy, informasi yang beredar di media sosial masih akan diverifikasi melalui proses penyelidikan.

"Untuk terkait dengan modus maupun motif untuk kejadian sore tadi, ini masih kami dalami. Terkait dengan motif atau modus yang pastinya akan kami dalami," ujarnya.

Rooy menambahkan, kepolisian juga masih menunggu apabila ada laporan polisi yang diajukan oleh korban maupun pihak terkait.

"Tentunya untuk pihak kepolisian dalam hal ini Polda Riau sifatnya menunggu apabila memang ada laporan polisi dari korban ataupun pihak tertentu. Kami tetap menunggu sembari bukti-bukti di lokasi kami rampungkan," katanya.

Sejauh ini, polisi belum memeriksa saksi-saksi. Petugas baru berkoordinasi dengan pihak pengamanan internal DPRD Riau.

"Untuk dimintai keterangan saat ini belum ada. Sementara kami baru bertemu dengan pihak pengamanan internal di kantor DPRD. Untuk selanjutnya, nama-nama saksi yang ada di TKP pasti akan kami mintai keterangan," jelas Rooy.

Dalam insiden tersebut, seorang petugas pengamanan internal berinisial AI mengalami luka robek di bagian kepala saat berupaya melerai keributan. Korban hingga kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Awal Bros sehingga belum dapat dimintai keterangan.

"Korban inisial AI ini masih di rumah sakit. Kami belum bisa meminta bagaimana peristiwa itu yang menimpa yang bersangkutan," katanya.

Polisi juga belum dapat memastikan penyebab luka yang dialami korban.

"Kami belum bisa memastikan apakah itu akibat pukulan atau benda tumpul, kami belum bisa memastikan," ujar Rooy.

Terkait pihak-pihak yang terlibat dalam keributan, termasuk informasi bahwa insiden terjadi saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau berlangsung, Rooy menyatakan seluruh informasi tersebut masih didalami.

"Untuk pendalaman ini memang sedang kami dan Polresta lakukan. Jadi untuk informasi yang terverifikasi pasti kita informasikan kemudian," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....