SIDEKRA Jadi Etalase Digital Produk Kerajinan Unggulan Tanjungpinang

  • 16 Jul 2026 19:50 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menghadirkan Sistem Informasi Digitalisasi Ekonomi dan Kerajinan Rakyat (SIDEKRA) sebagai etalase digital untuk mempromosikan produk kerajinan dan ekonomi kreatif daerah. Inovasi berbasis web tersebut lahir dari keprihatinan atas sulitnya menemukan produk khas Tanjungpinang di marketplace, Kamis, 16 Juli 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan gagasan SIDEKRA berawal ketika dirinya mencari tanjak khas Tanjungpinang di marketplace. Namun, produk yang muncul justru berasal dari daerah lain sehingga mendorong lahirnya platform yang menghimpun produk unggulan daerah dalam satu wadah resmi.

”Dari situ kami berkoordinasi dengan Disdagin untuk membangun platform yang menghimpun pengrajin dan produk unggulan Tanjungpinang,” ujar Teguh Susanto.

Menurutnya, selama ini pemasaran produk kerajinan unggulan Tanjungpinang masih bergantung pada bazar, pameran, maupun kegiatan pemerintah. Kondisi tersebut membuat penjualan belum berlangsung secara berkelanjutan dan produk lokal kesulitan bersaing dengan produk dari luar daerah.

“Faktanya, penjualan produk unggulan daerah masih bergantung pada kegiatan pemerintah, akibatnya, produk kita sulit bersaing dengan produk dari luar,” ucapnya.

Melalui SIDEKRA, produk yang telah lolos kurasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tanjungpinang ditampilkan dalam katalog digital lengkap dengan profil pengrajin. Masyarakat dapat melihat informasi produk dan langsung menghubungi pengrajin melalui WhatsApp untuk melakukan transaksi tanpa perantara.

Saat ini, sekitar 10 pengrajin telah bergabung dalam platform tersebut setelah melalui proses kurasi Dekranasda. Pemko Tanjungpinang akan terus melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku IKM dan UMKM agar semakin banyak produk lokal dipasarkan melalui platform digital tersebut.

Selain menjadi sarana promosi dan pemasaran, SIDEKRA juga diharapkan menjadi basis data bagi pemerintah dalam menyusun program pembinaan pelaku usaha dan pengembangan ekonomi kreatif. Teguh berharap, kehadiran platform ini dapat meningkatkan kepercayaan diri para pengrajin untuk memasarkan produknya secara digital.

”Pemerintah hadir untuk membantu membuka akses pasar sehingga produk mereka lebih mudah dikenal dan dibeli masyarakat,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....