Pemkab Bantul Gandeng BAZNAS Perkuat UMKM Melalui Bantuan Modal Usaha
- 16 Jul 2026 14:11 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Sebanyak 27 warga kurang mampu di Kapanewon Banguntapan menerima bantuan modal usaha di Pendopo Kapanewon Banguntapan, Bantul, pada Kamis, 16 Juli 2026 pagi. Diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), agenda ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengentasan kemiskinan di Bumi Projotamansari.
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan bahwa bantuan modal ini bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Para penerima manfaat diharapkan dapat memanfaatkan stimulan tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Tujuannya memang untuk menggerakkan UMKM di Kabupaten Bantul agar mereka semakin berkembang. Selain modal, kami juga memberikan bantuan lain berupa pelatihan," katanya.
Oleh karena itu, Aris mengapresiasi penuh sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan modal ini akan terus dilanjutkan ke wilayah lain di Kabupaten Bantul.
"Para pelaku UMKM ini memang punya semangat yang tinggi, akan tetapi kadang terkendala kurangnya modal. Alhamdulillah BAZNAS senantiasa bersinergi dengan kami untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat yang memiliki UMKM," ujarnya.
Wakil Ketua 1 BAZNAS Bantul Syahroini Djamil menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan distribusi bantuan ini, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul. Langkah tersebut diambil guna memastikan bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran.
"Jadi jumlah penerima manfaat ini berdasarkan data dari Bappeda, terutama warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Untuk hari ini di Banguntapan ada 27 orang," katanya.
Syahroini menambahkan bahwa masing-masing penerima mendapatkan dana bantuan senilai Rp2 juta. Program bantuan tersebut dipastikan akan menyasar para penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Bantul secara bertahap.
"Rata-rata penerima manfaat tiap kapanewon itu sekitar 30 orang. Satu orangnya dapat Rp2 juta. Kami pastikan akan tersalurkan semua di 17 kapanewon," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....