BPBD Salurkan Bantuan Masa Panik Kepada Korban Kebakaran di Seginim
- 16 Jul 2026 11:43 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Selatan - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan bantuan kepada warga korban peristiwa kebakaran yang menghanguskan 4 rumah sekaligus. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Desa Dusun Tengah, Kecamatan Seginim.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bengkulu Selatan, Akisar Diardi mengatakan, bantuan yang diberikan ini merupakan paket logistik masa panik yang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pokok para korban selama masa tanggap darurat. Bantuan logistik ini diberikan Tim BPBD sehari setelah musibah terjadi.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada 4 kepala keluarga yang terdampak kebakaran. Langkah cepat ini menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
"Ya kita kemarin menyalurkan bantuan kedaruratan kepada 4 kepala keluarga yang menajdi korban kebakaran di Seginim. Ini adalah wujud reapon cepat dari Pemerintah Bengkulu Selatan agar kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kebakaran dapat segera terpenuhi," ujarnya.
Bantuan yang disalurkan ini cukup beragam, mulai dari kebutuhan pangan, perlengkapan rumah tangga, hingga material penunjang untuk kebutuhan darurat. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban kebakaran.
Selain fokus pada penanganan pasca bencana. BPBD Kabupaten Bengkulu Selatan juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah.
Dengan melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar keamanan. Serta memastikan kompor dan sumber api dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
"Pencegahan merupakan langkah yang paling penting kita lakukan. Kita harapkan kejadian serupa dapat diminimalkan sehingga tidak lagi menimbulkan kerugian besar maupun mengancam keselamatan jiwa," ucapnya.
Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Senin 13 Juli 2026 yang menyebabkan 4 keluarga kehilangan tempat tinggal. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini namun keturon korban terakhir mencapai 600 juta rupiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....