Disporparekraf Perkuat Kolaborasi Antarinstansi
- 16 Jul 2026 09:56 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Papua Selatan terus membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) guna mendukung pengembangan sektor kepemudaan, olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif di wilayah Papua Selatan.
Soleman Jambormias Kepala Disporparekraf Papua Selatan, mengatakan sinergi antarinstansi menjadi langkah penting mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki dinas. Menurutnya, kerja sama tersebut telah memberikan hasil positif dalam mendukung sejumlah program prioritas.
| Baca juga: OPD Merauke Diminta Aktif Cegah HIV |
"Kami membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai dinas. Misalnya dengan Dinas Pendidikan untuk pembinaan olahraga pelajar dan PPLP. Puji syukur, tahun lalu mereka membantu pembiayaan sekitar Rp1,2 miliar melalui anggaran mereka."ujar Soleman saat hadir sebagai narasumber di program Sa papsel di RRI. Kamis 16 Juli 2026.
Selain dengan Dinas Pendidikan, Disporparekraf juga menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan olahraga, termasuk penyediaan tenaga medis seperti dokter dan perawat selama kegiatan berlangsung.
| Baca juga: Polair Gandeng BMKG Sosialisasi Cuaca |
Soleman menambahkan, pihaknya juga mulai membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor pariwisata. Upaya tersebut dilakukan setelah pelaksanaan sosialisasi standar destinasi wisata di sejumlah lokasi sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan pariwisata.
Ia mengakui anggaran yang dimiliki Disporparekraf Papua Selatan masih sangat terbatas. Dalam satu tahun, anggaran dinas sekitar Rp4,5 miliar dan telah dibagi sesuai peruntukan pada masing-masing bidang sehingga ruang gerak program menjadi terbatas.
Meski demikian, Disporparekraf tetap berupaya mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Menurut Soleman, pembangunan destinasi wisata, penyediaan sarana pendukung seperti bus pariwisata, serta pengembangan ekonomi kreatif diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selain itu, pemerintah provinsi juga terus memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada 2024, bantuan modal awal telah disalurkan kepada pelaku UMKM di sejumlah kabupaten sebagai upaya mendorong pertumbuhan usaha lokal dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....