Semangat Pawai Pedagang Sayur Jadi Sasaran

  • 16 Jul 2026 10:28 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Seorang pedagang sayur keliling mengalami kerugian lumayan besar, akibat diserempet oleh tiga orang remaja yang mengendarai sebuah motor, pada Kamis pagi (16/7/2026). Kejadian berawal dari semangat para fans piala dunia yang ingin merayakan kemenangan timnya, dengan menaikan kecepatan sepeda motor, untuk segera bertemu dengan sesama fans, untuk selanjutnya berkonvoi keliling di Kota Tual dan Langgur.

Angga, pedagang sayur keliling yang mengalami musibah tersebut mengatakan, sekitar jam 06.00 pagi, dirinya dengan sepeda motor membawa sayur yang siap dijual, bergerak dari tempat tinggalnya di Mangon Kota Tual, menuju ke arah pasar Tual, melewati jalan Baldu Wahdat. Saat memasuki pertigaan yang yang menghubungkan jalan Baldu Wahdat dengan jalur menuju tanah putih, tiba-tiba sebuah motor yang dinaiki 3 orang remaja muncul dengan kecepatan tinggi berbelok dari arah tanah putih hendak ke arah Mangon Fiditan, sehingga dirinya tak memiliki kesempatan untuk menghindar, dan terjadilah peristiwa yang membawa kerugian besar baginya.

“Saya dari rumah di Mangon mau ke pasar Tual, tiga anak dengan motor aerox, laju sekali dan menabrak saya. Sayur berhamburan, gerobak juga rusak, bagian depan motor juga begitu. Merka pakai jersey dan bawa bendera”, kata Angga.

Kejadian ini membuat Angga yang semestinya dapat berjualan, harus mengumpulkan sayur-sayur yang berhamburan, serta memperbaiki gerobak dan motor yang dikendarainya. Dengan bantuan warga dan kerabat, Angga dapat menyelamatkan sebagian barang dagangannya.

Sementara itu, ketiga pengendara yang rata-rata adalah remaja, langsung tancap gas tanpa menghiraukan pedagang sayur yang menelan nasib buruk, akibat ulah mereka. Peristiwa tersebut mengundang kemarahan warga yang melintas di lokasi kejadian, namun dikarenakan kondisi jalan cukup sepi di saat terjadinya kecelakaan, sementara ketiga remaja tidak diketahui keberadaannya, sehingga bentuk keprihatinan diwujudkan dengan menolong pedagang naas.

Angga mengaku, kerugian yang dialami sangat besar, akibat kerusakan yang terdapat pada gerobak dan motor, serta usaha yang diharapkan memberi hasil untuk menopang kebutuhan hidup, akhirnya berubah menjadi tragedi yang menyedihkan. Sekalipun demikian, pedagang sayur tersebut bersyukur karena dirinya tak terluka atau cedera akibat kecelakaan tersebut.

Angga mengharapkan kepada semua pihak, terutama pengendara kendaraan bermotor, agar lebih mengutamakan keselamatan, sehingga tidak sampai menimbulkan nasib buruk sebagaimana yang dialami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....