Pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo Mulai Tahun Ini, Bobby Ajak Warga Kawal Bersama
- 16 Jul 2026 06:16 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo di Kota Gunungsitoli yang mulai dikerjakan tahun ini. Rabu,15 Juni 2026.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proyek tersebut agar berjalan lancar dan memberi manfaat bagi kepentingan publik.
Dalam peninjauan tersebut, Bobby juga berdialog dengan warga mengenai pembangunan jembatan serta berbagai kebutuhan nelayan.
Bobby melihat kerusakan parah pada lantai jembatan yang menyebabkan kemacetan lalu lintas sekaligus membahayakan pengguna jalan. Ia juga meninjau bagian lain yang direncanakan masuk dalam pekerjaan pembangunan tahun ini.
Dalam dialog bersama warga, Bobby menerima sejumlah masukan. Mulai dari kebutuhan fasilitas pendukung nelayan, sarana tambat kapal, hingga pembangunan pemecah ombak. Namun aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah percepatan pembangunan Jembatan Sungai Mo'awo yang menjadi penghubung utama Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Utara.
"Saya tahu ini kondisinya sudah memprihatinkan, makanya tahun ini segera kita kerjakan. Saya minta dukungan dari semuanya, agar ini berjalan lancar," ujar Bobby Nasution.
Ia menegaskan proyek tersebut sebenarnya direncanakan mulai tahun lalu, namun tertunda karena berbagai kendala.
"Banyak orang tidak percaya, tetapi saya sudah bertekad ingin membangun Kepulauan Nias," ujarnya.
Pernyataan itu disampaikan setelah beberapa warga mengungkapkan kekhawatiran bahwa pembangunan akan mengganggu usaha atau mata pencaharian mereka.
" Saya juga tidak mau ada masyarakat yang ekonominya terganggu akibat pembangunan. Tetapi memang ada dampaknya, dan kita bisa buatkan alternatif sementara selama pekerjaan berlangsung," ucap Bobby.
Menanggapi usulan peningkatan fasilitas nelayan, Bobby meminta Organisasi Perangkat Daerah terkait segera melakukan kajian bersama pemerintah daerah dan perwakilan nelayan. Kajian tersebut mencakup rencana pembangunan Tempat Pelelangan Ikan, dermaga perahu nelayan, bangunan pemecah ombak, serta fasilitas pendukung lainnya.
"Saya minta Kepala Dinas terkait untuk membahas itu bersama nelayan dan pemerintah setempat. Agar kita tahu mengukur datanya seperti apa, dan langkah apa yang bisa kita lakukan. Supaya kita juga tidak asal membangun, jadi harus tahu dulu ukurannya," sebutnya.
Selain itu, Bobby juga mempertimbangkan pembangunan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kelautan dan Perikanan di Gunungsitoli. Keberadaan UPT tersebut dinilai penting untuk mempermudah pelayanan administrasi kapal nelayan di atas 5 GT, termasuk penerbitan rekomendasi guna memperoleh BBM solar bersubsidi.
Kepala Desa Saewe Martonlis Telaumbanua, mengapresiasi agenda berkantor Gubernur Bobby Nasution di Kepulauan Nias.
Ia berharap kehadiran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mampu mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor infrastruktur yang menjadi penopang kesejahteraan masyarakat, selain pendidikan dan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....