Ibu Hamil Dapat Manfaatkan Beragam Layanan Kesehatan Gratis di Puskesmas
- 16 Jul 2026 00:36 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Ibu hamil diimbau memanfaatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia secara gratis di puskesmas. Selain pemeriksaan kehamilan rutin, puskesmas juga menyediakan skrining penyakit, edukasi kesehatan, hingga layanan penunjang untuk mendukung keselamatan ibu dan bayi.
Bidan Puskesmas Bogor Utara, Fia Annfrista, mengatakan pelayanan kesehatan telah dimulai sejak bayi baru lahir melalui skrining hipotiroid kongenital. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi gangguan hormon tiroid sedini mungkin agar penanganan dapat segera dilakukan.
"Untuk bayi dilakukan skrining hipotiroid kongenital. Pemeriksaannya dianjurkan mulai tiga hari setelah lahir, walaupun masih bisa dilakukan beberapa minggu setelah bayi lahir. Biasanya saat kontrol pertama kami langsung melakukan skrining," ujarnya dalam Dialog Astacita Bogor Pagi Ini pada Selasa, 14 Juli 2026.
Fia menjelaskan hasil pemeriksaan bergantung pada jenis layanan yang dilakukan. Pemeriksaan sederhana seperti gula darah dapat diketahui pada hari yang sama, sedangkan pemeriksaan laboratorium tertentu, termasuk skrining hipotiroid kongenital, membutuhkan waktu lebih lama karena melibatkan pemeriksaan di laboratorium.
Selain pelayanan bagi bayi, puskesmas juga memberikan edukasi kepada ibu hamil melalui Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) edisi terbaru dari Kementerian Kesehatan. Edukasi tersebut diperkuat melalui penyelenggaraan kelas ibu hamil dan kelas ibu balita yang dilaksanakan secara berkala.
"Kami menggunakan Buku KIA terbaru sebagai media edukasi. Selain itu ada kelas ibu hamil dan kelas ibu balita untuk memberikan informasi mengenai kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi," katanya.
Fia menambahkan, ibu hamil juga dapat memanfaatkan layanan skrining triple eliminasi yang meliputi pemeriksaan HIV, hepatitis B, dan sifilis tanpa dipungut biaya. Puskesmas juga menyediakan layanan USG, pemeriksaan elektrokardiografi (EKG), serta pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari pelayanan kehamilan yang komprehensif.
"Triple eliminasi itu untuk pemeriksaan HIV, hepatitis, dan sifilis yang sudah tersedia secara gratis dari pemerintah. Selain itu juga ada USG, EKG, dan pemeriksaan laboratorium untuk ibu hamil," ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan keluarga dan lingkungan dalam menghadapi kegawatdaruratan persalinan, termasuk kebutuhan donor darah. Melalui pendataan ibu hamil hingga tingkat RT dan RW, diharapkan masyarakat dapat saling membantu apabila sewaktu-waktu dibutuhkan donor darah.
Fia mengajak seluruh ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilan di puskesmas agar kondisi kesehatan ibu dan janin dapat dipantau sejak dini. Menurutnya, semakin cepat risiko kehamilan diketahui, semakin besar peluang mencegah komplikasi saat persalinan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....