Perkuat Kolaborasi Antisipasi Karhutla Musim Kemarau 2026
- 15 Jul 2026 20:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Sinergi lintas sektor menjadi fokus utama dalam upaya menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama musim kemarau 2026. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan dan Latihan Lapangan Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di Alun-Alun Giri Krida Bakti, Selasa 14 Juli 2026.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk komitmen memperkuat koordinasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana.
Apel dipimpin Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno yang membacakan sambutan Bupati Wonogiri. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi antarlembaga sebelum terjadi keadaan darurat.
Pemerintah Kabupaten Wonogiri menilai wilayah yang didominasi kawasan hutan, perbukitan, dan lahan pertanian memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang tinggi saat musim kemarau. Risiko tersebut juga dipengaruhi aktivitas masyarakat seperti membakar sampah dan sisa dedaunan yang berpotensi memicu kebakaran.
"Karena itu, masyarakat diajak mengedepankan upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran, pengawasan wilayah secara bersama, serta memperkuat budaya mitigasi bencana hingga tingkat desa," ujar Wabub.
Selain apel gelar pasukan, kegiatan juga menjadi pembuka Latihan Lapangan Penanggulangan Bencana Karhutla Dharma Wana 26. Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel lintas instansi dalam menghadapi berbagai skenario kebakaran agar penanganan berlangsung cepat, terukur, dan terkoordinasi.
Usai apel, Forkopimda melakukan pemeriksaan kendaraan operasional, alat pemadam kebakaran, perlengkapan evakuasi, serta sarana pendukung lainnya untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap digunakan.
Kapolres Wonogiri mengatakan Polri siap memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan maupun penanganan Karhutla. "Polri siap bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla," ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan mengantisipasi bencana tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, diharapkan koordinasi lintas instansi semakin solid sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diantisipasi sejak dini serta meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan di Kabupaten Wonogiri. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....