Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla di Bangka Belitung

  • 15 Jul 2026 23:18 WIB
  •  Sungailiat

RRI.co.id, Sungailiat – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang mengingatkan masyarakat mewaspadai meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Prakirawan BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriadi, mengatakan berdasarkan pemantauan hari ini terdapat sekitar 60 titik panas yang tersebar di Kabupaten Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Menurut Slamet, karhutla tidak semata-mata disebabkan cuaca kering, tetapi lebih banyak dipicu aktivitas manusia, terutama pembukaan lahan dengan cara membakar.

"Ketika cuaca kering selama tiga hingga lima hari tanpa hujan disertai angin yang cukup kencang, api akan lebih cepat menyebar dan sulit dikendalikan. Karena itu masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar," ujarnya.

Salah seorang pendengar RRI, Udin dari Sungailiat, mendukung imbauan BMKG agar masyarakat lebih peduli terhadap pencegahan karhutla

" Diharapkan pengawasan dari pemerintah bersama aparat terkait semakin ditingkatkan selama musim kemarau untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,"ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....