SD Muhammadiyah 1 Solo Ajarkan Murid Tertib Salat Berjamaah
- 15 Jul 2026 19:13 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta – SD Muhammadiyah 1 Solo, Jawa Tengah terus memperkuat budaya religius melalui pembiasaan ibadah yang dilaksanakan secara terstruktur setiap hari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa sekaligus penguatan kompetensi keagamaan sejak memasuki lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah Sri Sayekti mengatakan setiap pagi, sebelum pembelajaran dimulai, seluruh siswa mengikuti rangkaian pembiasaan keagamaan yang dipandu secara bergiliran oleh petugas kelas.
“Kegiatan diawali dengan doa bersama dan hafalan doa harian sesuai jadwal pada buku mutaba’ah selama lima menit,” ujar inisiator salat khusyuk dan tumaninah, Rabu 15 Juli 2026.
Sayekti menyebut, seluruh siswa berdiri untuk menyanyikan lagu nasional sesuai jadwal sebagai bentuk penanaman nilai cinta tanah air. Setelah itu guru membimbing murojaah atau mengulang hafalan surat-surat pendek AlQuran selama 10 menit, dilanjutkan dengan ziyadah atau penambahan hafalan surat pendek selama 10 menit.
Kegiatan pagi ditutup dengan pembelajaran membaca AlQuran atau menggunakan buku alHusna selama 30 menit. Guru mendampingi setiap siswa untuk memastikan bacaan AlQuran sesuai kaidah tajwid sekaligus meningkatkan kelancaran membaca.

Selain pembiasaan pagi, sekolah juga menerapkan tata kelola salat berjamaah yang melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan. Sebelum salat, siswa bersama wali kelas menuju tempat wudu untuk mendapatkan pendampingan secara langsung.
Guru memastikan tata cara berwudu dilakukan dengan benar serta mengingatkan apabila masih terdapat kekurangan, baik dalam gerakan maupun kebersihan pakaian.
“Setelah berwudu, siswa mengenakan perlengkapan salat sesuai ketentuan. Siswa putra menggunakan seragam yang rapi dan bersih, sedangkan siswa putri mengenakan mukena lengkap dengan penutup kepala,” bebernya.
Menuju Masjid Al Wustho maupun halaman sekolah, siswa dibimbing menjaga adab memasuki masjid, mulai dari menata sandal dengan rapi, melangkahkan kaki kanan, membaca doa masuk masjid, menjaga ketenangan, hingga melaksanakan salat sunah qabliyah sebelum salat berjamaah.
“Untuk menjaga ketertiban, sekolah telah mengatur lokasi salat berdasarkan jenjang kelas. Kelas I dan II menempati serambi Masjid Al Wustho, kelas III dan IV berada di dalam masjid, sedangkan kelas V dan VI melaksanakan salat di halaman sekolah. Penempatan tersebut dilakukan secara bergilir setiap bulan agar seluruh siswa memperoleh pengalaman belajar yang merata,” urainya.
Selama pelaksanaan salat berjamaah, guru berperan aktif membimbing gerakan dan bacaan salat. Guru putra maupun putri mendapat jadwal khusus untuk memantau ketepatan gerakan siswa selama dua rakaat. Seusai salat, guru juga membimbing pembacaan zikir dan doa bersama.
“Setelah ibadah selesai, siswa diarahkan melipat perlengkapan salat dengan rapi, membaca doa keluar masjid, melangkah dengan kaki kiri, kemudian kembali ke kelas bersama wali kelas secara tertib,” pungkasnya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....