Solo Luncurkan BESTIE-KU, Gen Z Jadi Pelopor Tertib Administrasi Kependudukan
- 15 Jul 2026 20:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta meluncurkan program BESTIE-KU (Bocah Energik Solo, Tertib Identitas dan Edukasi Kependudukan) di Pendopo Kecamatan Laweyan, Selasa 14 Juli 2026. Inovasi tersebut dirancang untuk menumbuhkan kesadaran administrasi kependudukan sejak usia muda sekaligus melibatkan Generasi Z sebagai agen edukasi di masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengatakan kehadiran BESTIE-KU menunjukkan pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib administrasi kependudukan.
"Kami mewakili Pemerintah Kota Surakarta menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surakarta beserta seluruh pihak yang telah menggagas inovasi ini. Kehadiran BESTIE-KU menunjukkan bahwa pelayanan publik harus terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan dinamika zaman," katanya.
Astrid menjelaskan dokumen kependudukan menjadi identitas dasar yang dibutuhkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik, termasuk pendidikan. Karena itu, masyarakat perlu memastikan data kependudukan tidak hanya aman, tetapi juga selalu diperbarui.
"Di era digital sekarang ini keamanan data sangat penting. Tetapi bukan hanya keamanan data, yang penting juga update data. Jadi coba dicek Kartu Keluarga di rumah apakah sudah diperbarui atau belum," ujarnya menjelaskan.
Menurut Astrid, pelajar dan mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam mengingatkan keluarga maupun lingkungan sekitar untuk memperbarui data kependudukan. Langkah tersebut dinilai akan mendukung terwujudnya data kependudukan yang akurat dan berkualitas.
"Harapan kami teman-teman muda bisa mendukung setiap program inovasi Pemerintah Kota Surakarta dan langsung terjun berkontribusi secara aktif," katanya.
Kegiatan juga diisi workshop bagi pelajar SMP, SMA, hingga mahasiswa. Selain mendapatkan edukasi administrasi kependudukan, peserta dapat memanfaatkan layanan perekaman KTP elektronik, pencetakan KTP elektronik bagi pemula berusia 17 tahun ke atas, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....