Bupati Sintang Dorong Pelaku Kreatif Tingkatkan Daya Saing

  • 16 Jul 2026 10:58 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, menekankan pentingnya konsistensi, kepercayaan diri, serta kualitas produk dalam menghadapi persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif.

Hal itu disampaikannya saat membuka Creative Economic Workshop (Creative Move) yang diselenggarakan Aksi Kreatif dan Inovatif (AKTIVASI) Sintang di Ballroom Bagoes Hotel Sintang, 15-16 Juli 2026.

Menurut Bala, ekonomi kreatif membuka peluang besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk membangun usaha. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila pelaku usaha mampu mengenali potensi dirinya dan tetap konsisten menjalankan usahanya.

"Saya rasa dengan ekonomi itu bisa menjadi peluang kita untuk berusaha. Artinya kita harus mengenal diri kita dulu, untuk meyakinkan orang, kita harus yakin dengan diri sendiri dulu, jadi kita mulai langkah kecil dulu. Tinggal bagaimana kalian melihat peluang-peluang itu, yang paling penting konsisten," ujarnya.

Selain membangun kepercayaan diri, Bupati juga mengingatkan kualitas produk menjadi faktor utama dalam memenangkan persaingan pasar. Pelaku usaha, menurutnya, tidak hanya dituntut menghasilkan produk yang baik, tetapi juga mampu menjaga kapasitas produksi ketika permintaan meningkat.

"Pada persaingan sekarang yang sangat ketat, kalau kita mau berdagang dengan jumlah besar, tentu kita perlu memastikan kualitas dan menjaga kuantitas produknya," katanya.

Ia berharap para peserta workshop mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan sebagai bekal untuk mengembangkan usaha kreatif di Kabupaten Sintang.

"Pesan saya, mungkin ini yang bisa saya sampaikan untuk memotivasi kalian, semoga ini menjadi kesan untuk kalian bisa memulai, saya yakin kalian pasti bisa maju," tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Bupati berharap semakin banyak pelaku ekonomi kreatif yang mampu menghasilkan produk unggulan berdaya saing serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....