Kakanwil Kemenag Sumsel: Antusiasme Terhadap Madrasah Semakin Tinggi
- 15 Jul 2026 20:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Daya tolak atau minat masuk di hampir setiap madrasah rata-rata telah melampaui angka 100 persen, menunjukkan persepsi positif masyarakat yang sangat luar biasa terhadap institusi madrasah.
- Kakanwil Kemenag Sumsel menekankan bahwa keunggulan utama madrasah terletak pada kontribusi besarnya terhadap pendidikan agama, yang harus terus diperkuat sebagai fondasi utama.
- Inovasi dan adaptasi teknologi di madrasah harus tetap bertumpu pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan tidak boleh mengurangi kualitas pendidikan agama yang menjadi harapan masyarakat.
RRI.CO.ID, Palembang - Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, menyoroti tingginya antusiasme dan persepsi positif masyarakat terhadap madrasah saat ini. Ia mengungkapkan bahwa daya tolak atau minat masuk di hampir setiap madrasah rata-rata telah melampaui angka 100 persen.
“Sekolah madrasah saat ini memiliki persepsi yang sangat luar biasa di tengah masyarakat. Daya tolak setiap madrasah hampir rata-rata di atas 100 persen,” ungkap Syafitri saat melakukan pelantikan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Sumsel, A. Elhiqny, Rabu, 15 Juli 2026.
Lebih lanjut, Syafitri mengingatkan, kepercayaan publik (public trust) terhadap institusi madrasah dan pondok pesantren saat ini sedang berada di tingkat yang sangat baik. “Untuk itu, Bidang Pendidikan Madrasah di bawah kepemimpinan Pak Hiqny dituntut untuk segera menciptakan inovasi pelayanan agar selaras dengan harapan dan keinginan masyarakat,” ungkapnya.
Syafitri menekankan, keunggulan utama madrasah terletak pada kontribusi besarnya terhadap pendidikan agama. Ia meminta agar inovasi dan adaptasi teknologi di madrasah tetap bertumpu pada penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama.
“Harapan masyarakat terhadap madrasah ini memiliki nilai lebih dalam bidang pendidikan agama. Jadi, dasar pendidikan agama yang menjadi tumpuan harapan masyarakat tidak boleh berkurang, melainkan harus bertambah dan lebih maju,” tegasnya.
Selain Kabid Penmad, Kakanwil juga melantik beberapa Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kemenag Sumsel. Kakanwil juga memberikan arahan pesan yang sangat tegas dan mendalam kepada para Kepala KUA yang baru dilantik.
Syafitri mengingatkan bahwa jabatan merupakan sebuah siklus karier yang lumrah, sehingga perpindahan tugas atau wilayah baru tidak boleh menyurutkan semangat kerja. Ia menekankan bahwa indikator utama keberhasilan seorang Kepala KUA tercermin dari kedisiplinan dan cara kerjanya di tengah masyarakat.
“Karenanya, saya meminta para Kepala KUA yang baru untuk menjadi motor penggerak kedisiplinan di satuan kerja masing-masing. Seluruh aparatur di KUA, mulai dari penghulu hingga penyuluh agama, harus aktif turun ke masyarakat memberikan pelayanan dan edukasi keagamaan secara nyata,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Syafitri berharap agar seluruh pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi peningkatan mutu pelayanan keagamaan dan pendidikan di Sumatera Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....