Pertamina Pastikan Distribusi Pertalite di Belitung Mulai Normal

  • 15 Jul 2026 16:57 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Distribusi dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Belitung mulai berangsur normal setelah sebelumnya mengalami keterlambatan pasokan.

Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Bangka Belitung Pertamina Patra Niaga, Rafli Alhaq mengatakan, pihaknya telah melakukan optimalisasi pasokan dengan menambah suplai ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Belitung.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, seiring adanya peningkatan permintaan BBM dalam beberapa waktu terakhir.

"Distribusi stok BBM di wilayah Belitung terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Rafli, Rabu 15 Juli 2026.

Ia menjelaskan, penyaluran Pertalite saat ini telah ditingkatkan hingga 24 persen dibanding rata-rata konsumsi normal harian yang berada di kisaran 242 kiloliter (KL) per hari.

Selain penambahan volume pasokan, Pertamina juga memperkuat pengawasan terhadap ketersediaan stok di masing-masing SPBU serta menambah jam operasional distribusi agar penyaluran berjalan lebih maksimal.

"Langkah penguatan operasional ini diambil demi memastikan ketersediaan BBM di SPBU," katanya.

Rafli menambahkan, Pertamina bersama Pemerintah Kabupaten Belitung dan Polres Belitung terus melakukan koordinasi untuk mengawal proses distribusi mulai dari terminal BBM hingga sampai ke masyarakat.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor tersebut penting untuk menjaga kelancaran penyaluran sekaligus menciptakan kondisi yang kondusif di tengah masyarakat.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dan Kepolisian untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat Belitung terpenuhi, sehingga masyarakat tidak perlu panik dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan," ujarnya.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku mulai merasakan kondisi pasokan BBM yang kembali membaik di beberapa SPBU. Mereka berharap ketersediaan Pertalite dapat terus terjaga sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang seperti sebelumnya.

Salah seorang warga Tanjungpandan, Meriyanti mengatakan, kondisi ketersediaan BBM menjadi perhatian masyarakat karena Pertalite merupakan bahan bakar yang banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

"Kemarin memang sempat sulit mencari BBM, tetapi saya lihat sudah mulai lebih mudah. Harapannya stok tetap tersedia karena masyarakat sangat butuh dengan pertalite ini," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....