Polda Sumsel Gelar Lomba Menembak, Perkuat Sinergi Kamtibmas

  • 15 Jul 2026 13:30 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumsel menggelar Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 untuk memperkuat soliditas internal dan profesionalisme personel.
  • Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menekankan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan bergantung pada kuatnya soliditas internal Polri dan sinergi dengan pemangku kepentingan.
  • Kejuaraan ini merupakan implementasi Program Presisi Polri yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan konsentrasi, pengendalian emosi, dan pengambilan keputusan cepat.

RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan menggelar Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Selain mengasah kemampuan menembak personel, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat soliditas internal, profesionalisme anggota, serta sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kejuaraan dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho di Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Satbrimobda Sumsel, Palembang, Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, para pejabat utama Polda Sumsel, Kapolres jajaran, serta ratusan peserta dari berbagai satuan kerja dan satuan kewilayahan.

Selain menjadi ajang menguji kemampuan menembak sebagai salah satu kompetensi dasar anggota Polri, kejuaraan ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan memperkuat koordinasi antarsatuan dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho mengatakan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan tidak hanya ditentukan kemampuan individu, tetapi juga bergantung pada soliditas internal dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

"Kalau aparatnya kompak, internal kepolisian solid, dan silaturahmi dengan jajaran Forkopimda kuat, maka pihak-pihak yang ingin mengganggu atau membuat rusuh bangsa ini dapat kita hadapi bersama. Jangan sampai kita mudah diprovokasi ataupun diadu domba. Kebersamaan adalah kekuatan utama dalam menjaga keamanan masyarakat," kata Sandi Nugroho.

Ia mengingatkan seluruh personel agar terus mengedepankan budaya kerja kolaboratif dengan mengesampingkan ego sektoral. Menurutnya, tantangan tugas Polri yang semakin kompleks hanya dapat dihadapi melalui kerja sama yang kuat.

"Di institusi Polri tidak ada Superman, yang kita bangun adalah Super Team. Dengan komunikasi, saling percaya, dan saling mendukung, setiap tantangan dapat dihadapi bersama," ujarnya.

Kejuaraan Menembak Kapolda Sumsel Cup 2026 juga menjadi bagian dari implementasi Program Presisi Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Selain meningkatkan keterampilan menggunakan senjata api, olahraga menembak dinilai mampu melatih konsentrasi, pengendalian emosi, disiplin, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam situasi yang penuh tekanan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan kejuaraan tersebut memiliki nilai strategis karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan seluruh personel.

"Semangat ini sejalan dengan tagline 'Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae' yang mencerminkan komitmen Polda Sumsel untuk menghadirkan institusi Polri yang solid, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat dalam memberikan pelayanan serta menjaga keamanan di Sumatera Selatan," ujar Nandang Mu'min Wijaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....