DPKH Riau Evaluasi Distribusi Jagung SPHP

  • 15 Jul 2026 14:17 WIB
  •  Pekanbaru
Poin Utama
  • DPKH Riau Evaluasi Distribusi Jagung SPHP
  • Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan pakan ternak dengan melakukan evaluasi terhadap penyaluran jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Riau terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan pakan ternak dengan melakukan evaluasi terhadap penyaluran jagung Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Evaluasi tersebut dilakukan bersama Perum Bulog guna memastikan distribusi jagung kepada peternak berjalan lebih optimal.

Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan evaluasi difokuskan pada capaian penyerapan jagung SPHP sepanjang tahun 2026, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi peternak dalam proses penyaluran. Menurutnya, koordinasi dengan Bulog menjadi langkah penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi para peternak.

Selain meninjau realisasi distribusi, DPKH dan Bulog juga membahas sejumlah persoalan teknis yang muncul di lapangan. Masukan dari peternak dinilai sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki mekanisme penyaluran jagung SPHP ke depan.

"Jagung SPHP memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak. Karena itu, setiap kendala yang dihadapi peternak harus dibahas bersama agar penyalurannya semakin baik," ujar Mimi, Rabu 15 Juli 2026.

Sebagai tindak lanjut, DPKH Riau bersama Bulog akan menggelar pertemuan secara virtual dengan seluruh peternak penerima manfaat jagung SPHP di Provinsi Riau. Forum tersebut menjadi wadah bagi peternak untuk menyampaikan aspirasi, pengalaman, maupun hambatan yang mereka alami selama menerima bantuan jagung.

Melalui penguatan komunikasi antara pemerintah, Bulog, dan peternak, DPKH Riau berharap penyaluran jagung SPHP dapat berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran. Dengan distribusi yang semakin lancar, kebutuhan pakan ternak diharapkan tetap terpenuhi sehingga produktivitas usaha peternakan di Riau dapat terus terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....