Disela MPLS, Siswa SDN Banyuasih 1 Pandeglang Diajak Jaga Terumbu Karang

  • 15 Jul 2026 11:05 WIB
  •  Banten
Poin Utama
  • FPTK Banten dan Boedak Saung menggelar sosialisasi edukasi terumbu karang kepada lebih dari 30 siswa SDN Banyuasih 1 dalam program MPLS pada 15 Juli 2026.
  • Kepala SDN Banyuasih 1, Ade Sutisna menyambut baik inisiatif ini karena lokasi sekolah yang berada di dekat kawasan pesisir, sehingga edukasi ekosistem laut sangat penting bagi siswa.
  • Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna menekankan, mengenalkan ekosistem laut sejak dini kepada anak-anak pesisir adalah kunci agar laut tetap sehat dan produktif di masa depan.

RRI.CO.ID, Pandeglang - Ada yang berbeda dalam agenda Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Banyuasih 1, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. Kali ini, puluhan siswa diajak menyelami kekayaan bawah laut lewat sosialisasi edukasi terumbu karang yang digelar Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Forum Pelestari Terumbu Karang (FPTK) Banten yang bekerja sama dengan Perkumpulan Boedak Saung. Lebih dari 30 siswa antusias mengikuti jalannya edukasi.

Kepala SDN Banyuasih 1, Ade Sutisna, menyambut baik langkah ini. Menurutnya, materi seperti ini sangat krusial bagi anak didiknya karena lokasi sekolah yang berada di dekat kawasan pesisir.

"Kami menyambut baik kehadiran FPTK Banten dan Boedak Saung. Berhubung sekolah kami dekat dengan laut, edukasi ini penting agar anak-anak mendapat wawasan baru yang bisa mereka praktikkan sehari-hari," kata Ade.

Sementara Ketua Umum Perkumpulan Boedak Saung, Mardiana Tirtalaksana menyebut, aksi blusukan ke sekolah ini baru pertama kali mereka lakukan di wilayah Pandeglang. Ke depan, mereka berencana menggandeng lebih banyak sekolah agar gerakannya makin masif.

"Insyaallah ke depan akan terus kami lakukan lagi ke sekolah-sekolah lain. Biar makin banyak anak didik yang paham pentingnya terumbu karang," tutur Mardiana.

Dalam sesi materi, Ketua FPTK Banten, Nurwarta Wiguna, mengupas tuntas soal apa itu terumbu karang, fungsinya bagi ekosistem, hingga jenis-jenisnya melalui pemutaran video edukasi yang menarik.

Nurwarta menegaskan, mengenalkan ekosistem laut sejak dini kepada anak-anak pesisir di Banten adalah kunci agar laut tetap sehat, lestari, dan produktif di masa depan. Namun, gerakan ini tidak akan maksimal tanpa dukungan dari pihak sekolah.

"Kami juga berharap peran aktif dari guru-guru di sekolah untuk terus mengingatkan dan memberikan edukasi soal terumbu karang ini kepada siswa," ucap Nurwarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....