Mangrove Sungai Jenggalu Kito Jadi Penyangga Ekosistem Pesisir Bengkulu
- 15 Jul 2026 07:29 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Hutan mangrove di kawasan Sungai Jenggalu Kito, Kota Bengkulu, terus dijaga melalui keterlibatan masyarakat dan pegiat lingkungan. Kawasan ini berperan melindungi pesisir dari abrasi sekaligus menjadi habitat berbagai biota.
Deretan pohon mangrove tumbuh di sepanjang tepian Sungai Jenggalu dengan sistem perakaran yang mampu menahan sedimentasi dan mengurangi dampak gelombang. Ekosistem tersebut juga menjadi tempat hidup ikan, kepiting, udang, burung, dan berbagai jenis biota lainnya.
Selain fungsi ekologis, kawasan Sungai Jenggalu Kito dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi lingkungan dan ekowisata. Pelajar, mahasiswa, masyarakat, dan pengunjung dapat terlibat dalam penanaman bibit mangrove, pembersihan kawasan, serta kegiatan pelestarian lingkungan.
Anggota Mapala Agra Buana STIA Bengkulu, Galang, mengatakan keberadaan mangrove memberikan manfaat langsung bagi kawasan pesisir. Selain mengurangi abrasi, ekosistem mangrove juga mendukung keberlangsungan biota yang menjadi bagian dari sumber penghidupan masyarakat.
“Mangrove memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat pesisir. Selain melindungi pantai dari abrasi dan mengurangi dampak gelombang, kawasan ini menjadi tempat hidup ikan, kepiting, udang, dan biota lainnya,” kata Galang, Rabu 14 Juli 2026.
Menurut Galang, upaya menjaga kawasan dilakukan secara berkala bersama masyarakat dan komunitas lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi penanaman bibit mangrove, pembersihan sampah, dan edukasi kepada pengunjung.
“Kami bersama masyarakat secara berkala melakukan penanaman bibit mangrove dan membersihkan kawasan pesisir dari sampah. Pengunjung juga diberikan edukasi agar ikut menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menilai pelestarian mangrove membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar manfaatnya dapat terus dirasakan. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlangsungan ekosistem Sungai Jenggalu Kito.
“Kami berharap masyarakat semakin peduli dan ikut menjaga hutan mangrove. Jika tetap terpelihara, kawasan ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus mendukung pengembangan ekowisata,” katanya.
Kondisi mangrove yang tumbuh di kawasan Sungai Jenggalu Kito menjadi bagian penting dari perlindungan ekosistem pesisir Kota Bengkulu. Pelestarian secara berkelanjutan diperlukan agar fungsi ekologis dan potensi ekowisata kawasan tersebut tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....