BPOM Ambon Dorong Inovasi Pala voor MBG dan Gerakan Cegah AMR
- 15 Jul 2026 07:42 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Ambon menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia melalui penguatan inovasi pangan lokal dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Antimicrobial Resistance (AMR). Komitmen tersebut disampaikan dalam program Aspirasi Maluku yang disiarkan secara langsung oleh RRI Pro 1 Ambon, Rabu (15/7), pukul 08.00–09.00 WIT, dari Studio Programa 1 RRI Ambon.
Dalam dialog yang mengusung tema "BPOM Hadir Mengawal Generasi Emas: Inovasi Pala Voor MBG dan Gerakan Cegah AMR", hadir sebagai narasumber Kepala Balai POM di Ambon, Tamran Ismail, S.Si., S.Farm., MP, bersama Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda sekaligus Koordinator Inovasi Pala Voor MBG, M. Viva Agusta, S.Farm., Apt. Dialog dipandu oleh host Theis de Kock dan disiarkan melalui radio serta kanal digital RRI.
Kepala Balai POM di Ambon, Tamran Ismail, menjelaskan bahwa BPOM tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan terhadap obat dan makanan, tetapi juga berupaya mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal sebagai bagian dari peningkatan kualitas gizi masyarakat. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Pala Voor MBG, yang diharapkan dapat menjadi produk pangan berbasis rempah khas Maluku untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memberikan nilai tambah bagi komoditas pala daerah.
Sementara itu, M. Viva Agusta memaparkan pentingnya Gerakan Cegah AMR atau resistensi antimikroba yang kini menjadi salah satu tantangan kesehatan global. Ia mengingatkan masyarakat agar menggunakan antibiotik secara bijak sesuai resep tenaga kesehatan serta tidak membeli atau mengonsumsi antibiotik tanpa indikasi yang tepat. Edukasi mengenai penggunaan obat yang rasional dinilai sangat penting untuk mencegah meningkatnya kasus resistensi antimikroba yang dapat menyulitkan pengobatan di masa mendatang.
Melalui dialog interaktif tersebut, BPOM Ambon juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung keamanan pangan, memilih produk yang telah memiliki izin edar, serta memanfaatkan potensi pangan lokal secara inovatif. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya keamanan obat dan makanan, peningkatan gizi, serta penggunaan antibiotik yang tepat demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....