Cegah Penularan TBC Dengan Obati Sampai Sembuh

  • 15 Jul 2026 07:30 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bintuhan - Indonesia saat ini tengahbmenghadapi tantangan besar dalam upaya eliminasi Tuberkulosis penyakit (TBC). Dengan lebih dari 1 juta kasus dan 125.000 kematian setiap tahunnya, TBC menjadi ancaman kesehatan serius masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Sipta Miarip melalui Kabid P2P Sapuan Ilyas mengatakan, Kementerian Kesehatan menjadikan eliminasi TBC sebagai prioritas utama. Hal ini dikarenakan Indonesia berada di peringkat kedua kasus TBC tertinggi di dunia.

"Ya kita sekarang sedang menggencarkan eliminasi penyakit TBC ya. Penyakit ini tidak bisa dianggap sepele, karena kasusnya di Indonesia cukup tinggi," ujar Kabid P2P Dinas Kesehatan Kaur kepada RRI Senin 13 Juli 2026.

Saat ini Pemerintah fokus pada strategi eliminasi 2030 melalui kampanye TOSS-TB di tingkat daerah atau Temukan dan Obati Sampai Sembuh. Program TOSS TBC penting karena banyak kasus TBC tidak terdeteksi sejak awal, pasien TBC sering tidak menyelesaikan pengobatan, risiko munculnya TBC kebal obat (resisten), dan tingginya angka penularan di masyarakat.

Pada program TOSS TBC pemerintah melalui puskesmas melakukan beberapa langkah pencegahan penyakit TBC.

1. Memberikan sosialisasi mengenai pola hidup bersih sehat atau PHBS.

2. Mengidentifikasi keluarga serta lingkungan sekitar pasien positif TBC untuk segera diskrining.

3. Menyediakan pengobatan secara gratis kepada pasien dan Pasien diwajibkan minum obat rutin setiap hari minimal selama 6 bulan.

4. Pemberian obat pencegah TBC kepada kelompok berisiko tinggi. Seperti anak balita atau orang yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC aktif guna mencegah penularan.

5. Melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien serta memantau kepatuhan pasien menjalankan perawatan dan mengkonsumsi obat.

Dengan adanya TOSS TBC, diharapkan rantai penularan penyakit TBC dapat diputus. Serta dapat meningkatkan penemuan kasus TBC secara dini.

Memberikan pengobatan yang tepat dan terstandar. Serta Menjamin pasien menyelesaikan pengobatan hingga sembuh.

"Dengan strategi penanganan lenyakit TBC ini diharapkan dapat meneka. Serta menghentikan laju penularan penyakit TBC di tengah tengah masyarakat Indonesia khususnya di Kabupaten Kaur," katanya.

Keberhasilan program TOSS TBC ini membutuhkan peran aktif dari masyarakat. Langkah yang bisa dilakukan oleh masyarakat yakni dengan segera melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala TBC dan mendukung anggota keluarga yang menjalani pengobata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....