KUA Lingga Matangkan Berbagai Program Keagamaan dan Kebangsaan

  • 14 Jul 2026 23:10 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Lingga – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lingga menggelar rapat rutin bulanan di Aula KUA Kecamatan Lingga, Selasa, 14 Juli 2026. Rapat dipimpin Kepala KUA Kecamatan Lingga, Muhammad Amin, dan diikuti seluruh staf, penghulu, serta penyuluh agama Islam untuk membahas sejumlah agenda keagamaan dan kebangsaan.

Kepala KUA Kecamatan Lingga, Muhammad Amin, mengatakan rapat rutin menjadi sarana evaluasi sekaligus koordinasi guna memastikan seluruh program kerja berjalan sesuai rencana. Ia menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan seluruh jajaran KUA dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

"Melalui kebersamaan dan koordinasi yang baik, kami berharap seluruh program KUA dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Lingga," ujar Muhammad Amin.

Salah satu agenda yang dibahas dalam rapat adalah pelaksanaan kembali Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (GMMM) yang akan dipusatkan di Surau Babul Ihsan, Desa Merawang. Program tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya mengaji selepas salat Magrib sekaligus memperkuat pendidikan Al-Qur'an di lingkungan masyarakat.

"Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji menjadi salah satu upaya memperkuat syiar Islam dan membangun kebiasaan membaca Al-Qur'an di tengah masyarakat," tuturnya

Selain itu, KUA Kecamatan Lingga juga mematangkan persiapan pelaksanaan Dzikir dan Doa Bersama yang akan digelar di Masjid Jami' Sultan Lingga. Kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa, daerah, dan masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan sekaligus menjadi momentum untuk mendoakan bangsa dan daerah agar senantiasa diberikan keberkahan," ucapnya.

Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana ziarah ke makam para Sultan Lingga sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini diharapkan menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.

"Melalui ziarah ini, kami ingin mengajak masyarakat mengenang jasa para pendahulu serta memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan daerah," katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....