Festival Lestari 2026, Sintang Dipercaya Jadi Koordinator

  • 15 Jul 2026 13:51 WIB
  •  Sintang

RRI.CO.ID, Sintang – Kabupaten Sintang akan menjadi koordinator pelaksanaan Festival Lestari 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9–12 September mendatang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang, Kurniawan. Ia menyampaikan kegiatan tersebut merupakan agenda Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) yang akan digelar bersama Kabupaten Sanggau dan Kapuas Hulu.

"Kabupaten Sintang akan menjadi koordinator Festival Lestari yang dilaksanakan pada 9 sampai 12 September mendatang. Ada tiga tuan rumah, yaitu Sanggau, Sintang, dan Kapuas Hulu, sementara Sintang dipercaya menjadi koordinator karena berada di posisi tengah," ujarnya, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurut Kurniawan, Festival Lestari rencananya akan dihadiri Menteri Dalam Negeri, sembilan kabupaten anggota Lingkar Temu Kabupaten Lestari, serta berbagai mitra pembangunan dari dalam maupun luar negeri.

"Festival ini menjadi momentum penting karena merupakan wadah bersama bagi anggota dan jejaring mitra untuk merayakan praktik pembangunan lestari. Produk Unggulan Daerah yang ingin kita kembangkan adalah produk berbasis alam, ramah lingkungan, serta mampu menjamin keberlanjutan sesuai dengan konsep Sustainable Development Goals," katanya.

Dalam festival tersebut, lanjut Kurniawan, akan digelar tiga agenda utama, yakni Business Matching Forum, kegiatan telusur lapangan, serta Festival Ruang Publik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

"Melalui Business Matching Forum kami ingin mempertemukan pelaku usaha daerah dengan calon investor dan mitra bisnis. Selain itu, kami juga menyiapkan kegiatan telusur untuk memperkenalkan langsung potensi unggulan Kabupaten Sintang kepada para tamu," tuturnya.

Kurniawan menjelaskan, untuk kegiatan telusur, Pemerintah Kabupaten Sintang telah menyiapkan tiga destinasi unggulan yang dapat dipilih nantinya, yakni Desa Wisata Ensaid Panjang, kawasan Danau Jentawang di Kecamatan Ketungau Hilir, serta Desa Ansok di Kecamatan Tempunak yang dikenal sebagai sentra penghasil kopi.

"Kami memberikan tiga alternatif lokasi telusur, yaitu Ensaid, Danau Jentawang Ketungau Hilir, dan Desa Ansok penghasil kopi di Tempunak. Mitra maupun investor yang berminat akan kami fasilitasi mengunjungi lokasi-lokasi tersebut pada 10 sampai 12 September," ucapnya.

Melalui Festival Lestari 2026, diharapkan potensi produk unggulan daerah berbasis alam, sektor pariwisata, hingga peluang investasi dapat semakin dikenal luas. Festival Lestari juga diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas kerja sama, menarik investasi berkelanjutan, serta memperkuat posisi Kabupaten Sintang sebagai daerah yang konsisten mengembangkan ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan. (Sta)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....