MPLS Kelas Khusus Solo: LDK 3 Hari Jadi Pembeda Utama

  • 14 Jul 2026 20:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk Program Kelas Khusus di SMP Negeri 24 dan 25 Surakarta resmi digulirkan dengan konsep inovatif di Aula SMPN 25 Surakarta, Senin, 13 Juli 2026 hingga Jumat, 17 Juli 2026.

Orientasi yang berlangsung ini diikuti oleh total 145 siswa terpilih hasil seleksi ketat.

Selain menjalankan orientasi standar Kementerian, para siswa juga akan digembleng melalui Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Kepala SMP Negeri 25 Surakarta, Sutrisno, memaparkan rangkaian awal MPLS tetap berpatokan penuh pada panduan resmi kementerian.

Selama masa adaptasi dasar ini, sekolah turut menggandeng pemateri eksternal dari Badan Narkotika Nasional (BNN) hingga Kesbangpol untuk memberikan edukasi wawasan kebangsaan.

Usai menuntaskan orientasi selama lima hari tersebut, seluruh siswa akan langsung dihadapkan pada program lanjutan yang menjadi pembeda utama di kelas khusus.

Kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan pihak ketiga telah disiapkan untuk memfasilitasi kegiatan LDK yang mengharuskan siswa menginap selama tiga hari dua malam.

"Pembedanya nanti setelah lima hari ini, anak-anak langsung ada program Latihan Dasar Kepemimpinan yang nantinya menginap. Itu program khusus untuk penguatan kompetensi mental karakter kepemimpinan," ujar Sutrisno saat ditemui di kantornya, Selasa, 14 Juli 2026.

Inovasi pendidikan yang mengedepankan pembentukan mental tanpa tekanan ini sukses menciptakan ruang adaptasi yang membahagiakan.

Konsep MPLS yang terstruktur tersebut terbukti sukses menciptakan lingkungan adaptasi yang menyenangkan bagi siswa baru.

Salah seorang siswi kelas khusus, Almahyra Nareswari Putri Cahyadi yang baru berusia 10 tahun, mengaku sangat menikmati kegiatan tur pengenalan sekolah.

"Senang banget karena teman-temannya juga pada baik-baik semua, pokoknya menyenangkan sekali. Tidak merasa terbebani, malah senang karena diajak keliling fasilitas dan dikasih yel-yel unggul berprestasi," katanya.

Almahyra yang memiliki cita-cita untuk melanjutkan studi ke Universitas Pertahanan ini berharap ilmu yang didapat dari Program Kelas Khusus dapat menjadi langkah awal yang kuat.

Guna menyempurnakan kualitas lulusan calon pemimpin masa depan, pihak sekolah juga menyisipkan kurikulum Cambridge pada mata pelajaran bahasa Inggris.

Pembangunan sarana fisik berupa ruang moving class juga tengah dikebut agar siap beroperasi secara maksimal pada akhir bulan Agustus mendatang. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....