Bencana Kekeringan Mulai Melanda Bogor, BPBD Salurkan 12.000 Liter Air Bersih

  • 14 Jul 2026 15:28 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Gelombang kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kota Bogor seiring mengeringnya sumber mata air dan sumur warga pada musim kemarau.
  • Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menyalurkan total 12.000 liter air bersih kepada warga terdampak di Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, dan Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat,

RRI.CO.ID, Bogor – Gelombang kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kota Bogor seiring mengeringnya sumber mata air dan sumur warga pada musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menyalurkan total 12.000 liter air bersih kepada warga terdampak di Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, dan Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Selasa, 14 Juli 2026.

Laporan pertama diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Bogor dari wilayah RT 004/RW 007, Kelurahan Kedunghalang, sekitar pukul 09.05 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC-PB) kemudian melakukan asesmen dan menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada 50 kepala keluarga yang mengalami kesulitan memperoleh pasokan air akibat sumur dan sumber mata air mengering.

Pada hari yang sama, BPBD Kota Bogor kembali menerima laporan kekeringan dari RT 001/RW 012, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat. Di lokasi tersebut, sebanyak 90 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa terdampak sehingga BPBD menyalurkan tambahan 8.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Danru Pusdalops-PB BPBD Kota Bogor, Indra Rustandi, mengatakan BPBD terus memantau perkembangan dampak musim kemarau dan bergerak cepat setiap kali menerima laporan dari masyarakat. Menurutnya, distribusi air bersih menjadi langkah darurat untuk memastikan kebutuhan warga tetap terpenuhi selama sumber air belum kembali normal.

"Setiap laporan yang kami terima langsung ditindaklanjuti dengan asesmen di lapangan dan penyaluran bantuan air bersih sesuai kebutuhan. Kami juga berkoordinasi dengan aparat kecamatan, kelurahan, serta RT dan RW agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran," ujar Indra Rustandi.

Penanganan di Kedunghalang dan Bubulak melibatkan personel TRC-PB BPBD Kota Bogor bersama aparat wilayah setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor serta Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bogor juga turun langsung untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah setempat atau BPBD. Langkah pelaporan yang cepat akan memudahkan petugas melakukan asesmen sehingga bantuan dapat segera disalurkan apabila gelombang kekeringan meluas ke wilayah lain di Kota Bogor.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....