Konferensi GKII Diharapkan Lahir Pemimpin yang Melayani dan Jawab kebutuhan Zama

  • 14 Jul 2026 21:53 WIB
  •  Malinau

RRI.CO ID, Malinau - Konferensi Daerah XIX Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau yang digelar di Gedung GKII Desa Kaliamok, Senin (13/7/2026) dan dibuka Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H. Bupati Malinau menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik meskipun dihadapkan pada tantangan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Malinau Utara.

Bupati Malinau mengatakan, "Bertumbuh bersama" yang diangkat sebagai tema konferensi, sangat relevan dengan kondisi saat ini. Tema tersebut mengandung makna bahwa pertumbuhan sejati hanya dapat terwujud melalui kebersamaan, saling menopang, saling melengkapi, dan membangun dalam kasih. Hal ini sebagaimana diajarkan dalam Efesus 4:15-16.

la menegaskan bahwa gereja tidak hanya bertumbuh dari sisi jumlah jemaat ataupun program pelayanan, tetapi iuga harus semakin dewasa dalam iman.semakin kuat dalam kasih, dan semakin nyata menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat. "Konferensi daerah bukan sekadar agenda organisasi atau pemilihan kepengurusan. Melainkan momentum untuk melakukan refleksi, evaluasi, serta memperbarui komitmen pelayanan agar mampu menjawab tantangan zaman," kata Wempi W. Mawa dihadapan para peserta konferensi.

Menurutnya, perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, hingga meningkatnya penyalahgunaan narkotika menjadi tantangan serius yang membutuhkan peran aktif gereja. Khususnya dalam membina karakter, memperkuat iman, menjaga keluarga, dan membimbing generasi muda.

"Pembangunan daerah tidak hanya tentang jalan, jembatan, maupun gedung. Yang paling utama adalah membangun sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, berpengetahuan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Di sinilah pemerintah dan gereja memiliki ruang kolaborasi yang sangat besar," ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi kehidupan toleransi yang terus terjaga di Kabupaten Malinau. Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan berskala regional maupun nasional yang digelar di Malinau mendapat apresiasi. "Karena mampu menunjukkan kerukunan antarumat beragama yang menjadi kekuatan daerah," tukasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....