Buka MATAMUDA MAN Gunungsitoli, Kankemenag Tekankan Moderasi Beragama

  • 14 Jul 2026 21:20 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, Dr. H. Jul Karman Tanjung, M.Pd., membuka secara resmi kegiatan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) MAN Kota Gunungsitoli pada Senin 13 Juli 2026. Kakan Kemenag mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa ta'aruf sebagai momentum mengenal lingkungan madrasah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar sejak hari pertama.

Ia mengingatkan para siswa untuk menjadikan masa ta'aruf sebagai momentum membangun semangat belajar dan menumbuhkan sikap menghormati perbedaan. "Jadilah siswa yang berprestasi, berakhlak mulia, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman," pesannya.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru ini difokuskan sebagai langkah awal pembentukan karakter siswa. Pada kesempatan tersebut, Jul Karman menyampaikan materi tentang Implementasi Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama.

‘Moderasi beragama merupakan cara pandang dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama secara adil, seimbang, dan menghormati perbedaan. Nilai tersebut penting ditanamkan kepada peserta didik agar mampu menjadi generasi yang menjaga persatuan bangsa serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat. Madratsah juga memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, cinta tanah air, serta mampu hidup rukun di tengah keberagaman,” kata Jul Karman.

Melalui penguatan karakter sejak hari pertama sekolah ini, Kemenag Kota Gunungsitoli terus berkomitmen mendukung program Asta Protas Kementerian Agama dalam Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi.

“Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli akan terus mendukung implementasi Asta Protas Kementerian Agama, khususnya Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi serta Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, melalui penguatan karakter dan moderasi beragama sejak awal peserta didik memasuki dunia pendidikan madrasah,” tutup Kakan Kemenag Gunungsitoli.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....