Sebanyak 157 Mahasiswa FST Unias Sukses Rampungkan Program KKT 2026
- 14 Jul 2026 10:59 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) bagi 157 mahasiswa FST Universitas Nias resmi berakhir pada Selasa, 7 Juli 2026. Penjemputan oleh dosen pembimbing di tempat penempatan baik di instansi maupun dunia usaha menjadi simbol suksesnya rangkaian kegiatan ini. KKT sendiri merupakan wadah belajar di luar kelas agar mahasiswa bisa mengabdi langsung kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diajak untuk mempraktikkan teori, teknologi, dan keterampilan yang dipelajari di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Melalui program KKT, mahasiswa Universitas Nias melaksanakan serangkaian aktivitas pengabdian yang mencakup bidang teknologi, lingkungan, administrasi, dan pemberdayaan potensi daerah. Seluruh program dirancang adaptif guna menjawab kebutuhan riil instansi dan dunia usaha di lokasi penempatan. Kegiatan ini bertujuan memberikan kontribusi nyata serta memperkuat hubungan kemitraan dengan para pemangku kepentingan.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Ratna Natalia Mendrofa, S.Pd., M.Pd, memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada mahasiswa yang telah menjaga nama baik almamater dengan penuh disiplin. “KKT merupakan jembatan krusial untuk mengintegrasikan teori akademik dengan realitas di lapangan. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran pemerintah desa dan tokoh masyarakat atas kerja sama dan bimbingan yang diberikan kepada mahasiswa,” ujarnya.
Disisi lain, seorang mahasiswa peserta KKT mengungkapkan bahwa program ini memberikan pengalaman yang sangat bernilai melalui interaksi langsung dengan dunia usaha, instansi pemerintah, dan masyarakat. Menurutnya, KKT menghadirkan banyak pelajaran praktis yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Mahasiswa belajar cara berkomunikasi secara luas, bekerja sama dalam tim, mengatasi dinamika di lapangan, serta menyadari bahwa ilmu pengetahuan menjadi lebih esensial saat mampu membawa manfaat nyata bagi publik. Seluruh proses ini dipandang sebagai bekal krusial untuk menghadapi masa depan.
Prosesi penjemputan mahasiswa oleh dosen pembimbing berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa syukur. Momen ini sekaligus menjadi tanda berakhirnya masa pengabdian yang telah dijalankan selama beberapa pekan, serta langkah awal bagi para mahasiswa untuk kembali fokus pada kegiatan akademik. Berbekal pengalaman berharga, wawasan yang lebih luas, dan motivasi yang baru, mereka siap melanjutkan perkuliahan.
“Melalui program Kuliah Kerja Terpadu (KKT) ini, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, berkarakter, tangkas menghadapi tantangan zaman, dan memiliki kepekaan sosial tinggi. KKT diharapkan akan terus menjadi jembatan penghubung antara institusi pendidikan dan masyarakat, sehingga ilmu yang dikelola di kampus mampu berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,’ ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....