Distribusi BBM Sempat Terkendala, Bupati Belitung : Besok Kembali Normal

  • 13 Jul 2026 17:58 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Belitung yang sempat mengalami keterlambatan dalam beberapa hari terakhir dipastikan kembali normal mulai Selasa, 14 Juli 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, setelah melakukan koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga terkait kondisi stok dan distribusi BBM di wilayah Belitung.

Djoni mengatakan, keterlambatan pasokan terjadi akibat kendala distribusi dari depo utama di Tanjung Uban, Kepulauan Riau, yang terdampak kondisi cuaca Tenggara.

Saat ini, sekitar 350 kiloliter BBM telah masuk dalam proses pembongkaran dengan ketersediaan untuk buffer stock sekitar 1,4 hari. Selain itu, kapal dengan kapasitas sekitar 1.800 kiloliter juga dijadwalkan segera bersandar setelah diberangkatkan dari Tanjung Priok.

"Memang keterlambatan ini dari distribusi depo besar yang ada di Tanjung Uban, Kepulauan Riau. Itu karena cuaca, sehingga baru hari ini proses pembongkaran sekitar 350 KL untuk buffer stock sekitar 1,4 hari," kata Djoni, Senin 13 Juli 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi penyebab terganggunya pasokan BBM di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. Ia memastikan tidak ada persoalan lain terkait ketersediaan stok.

Djoni juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan karena kondisi pasokan sudah kembali terkendali.

"Jangan panic buying, semua insya Allah terkendali. Hari ini mulai didistribusikan dan besok pagi juga didistribusikan kembali," ujarnya.

Sementara itu, Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga wilayah Belitung, Rafli Alhaq, memastikan stok BBM di Belitung masih dalam kondisi aman. Penyaluran ke SPBU mulai dilakukan dan akan kembali normal secara bertahap.

"Kami Pertamina mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena secara stok masih aman dan besok penyaluran sudah kembali normal, dari mulai hari ini hingga besok dan seterusnya di SPBU," kata Rafli.

Rafli menjelaskan, alur pasokan BBM ke Belitung berasal dari Fuel Terminal Belinyu di Bangka, yang mendapatkan suplai dari Depot Tanjung Uban, Kepulauan Riau. Keterlambatan pada jalur distribusi tersebut berdampak terhadap waktu kedatangan pasokan BBM ke Belitung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....