MPLS 2026 Bantul Resmi Dimulai, Usung Tema Ramah dan Bebas Perundungan

  • 13 Jul 2026 16:31 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bantul resmi dimulai pada Senin, 13 Juli 2026. Mengusung tema ramah serta bebas dari perundungan dan aktivitas negatif, kegiatan ini diikuti oleh lebih dari seribu sekolah di Bumi Projotamansari.

Total jumlah satuan pendidikan yang mengikuti MPLS sebanyak 1.133 sekolah, dengan rincian 501 TK, 402 SD dan MI, 144 SMP dan MTs, 37 SMA dan MA, serta 49 SMK. Pembukaan MPLS Kabupaten Bantul digelar secara daring dan luring, serta dipantau langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menyatakan, MPLS merupakan tahapan krusial bagi peserta didik dalam menjalankan proses pendidikan. Tidak hanya sebagai sarana pengenalan lingkungan sekolah, MPLS menjadi ajang menumbuhkan semangat belajar.

“MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa aman, nyaman, bahagia, serta membangun karakter, disiplin, dan semangat belajar sejak hari pertama peserta didik memasuki sekolah,” ucapnya.

Menurutnya, pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan MPLS yang mengusung paradigma MPLS ramah. Dalam hal ini, seluruh murid baru wajib mendapat perlakuan yang menghormati harkat dan martabat, bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun aktivitas yang tidak mendidik.

“MPLS menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan, inklusif, serta berorientasi pada penguatan karakter dan pembentukan dimensi profil lulusan,” ujarnya.

Nugroho menambahkan, materi yang diberikan pada MPLS meliputi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, etika bermedia sosial, Gerakan Indonesia (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) Asri, serta Gerakan Rukun Sesama Teman.

“Selain itu, sekolah juga dapat menambahkan materi pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza), dan budaya anti-kekerasan di lingkungan sekolah,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, turut menyapa para peserta didik melalui Zoom Meeting. Ia berpesan pada semua murid baru agar mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan baik.

“Semoga kalian semakin siap mengikuti pendidikan di sekolah kalian. Kalian nanti akan dididik oleh para guru. Ikutilah para guru ini dengan baik, dan perhatikanlah guru-guru kalian saat mengajar,” ucapnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya peran bersama antara guru dan orang tua dalam mendidik anak. Dengan kolaborasi yang baik, maka akan terbentuk generasi penerus yang siap memajukan bangsa.

“Karena baik guru maupun orang tua kalian adalah orang-orang yang menginginkan kesuksesan kalian di masa depan. Kalian adalah generasi emas Indonesia. Taatilah, cintailah, dan sayangi mereka, serta jangan lupa ikuti saran-saran mereka. Insyaallah kelak kalian akan menjadi orang-orang hebat dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ucapnya menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....