Akademisi Soroti Pudarnya Peran Koperasi Sebagai Sokoguru Ekonomi Nasional
- 13 Jul 2026 13:43 WIB
- Bone
RRI.CO.ID, Bone – Momentum Hari Koperasi ke-79 Tahun kembali mengingatkan pentingnya peran koperasi dalam perekonomian nasional. Namun, cita-cita besar para pendiri bangsa agar koperasi menjadi sokoguru ekonomi dinilai belum sepenuhnya terwujud hingga saat ini.
Akademisi ekonomi, Dr. Aksi Hamzah, S.E., M.M., menjelaskan bahwa semangat koperasi berakar kuat pada amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan asas kekeluargaan sebagai dasar penyusunan perekonomian nasional. “Sejak awal, koperasi itu dibayangkan menjadi kekuatan utama untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya saat berdialog bersama RRI Bone, Senin 13 Juli 2026.
Meski demikian, ia menilai perkembangan koperasi justru mengalami kemunduran. “Koperasi hari ini sebenarnya bukan hilang, tetapi juga belum benar-benar hidup. Namanya masih ada, tetapi aktivitas dan pasarnya banyak yang sudah tidak ada,” kata Aksi Hamzah.
Lebih lanjut diungkapkan dirinya mengapresiasi langkah pemerintah yang kembali mendorong penguatan koperasi melalui berbagai program. Namun, menurutnya, kebijakan tersebut harus mampu mengembalikan ruh koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat. “Kalau dihidupkan kembali, harus kembali ke ruh awalnya, bukan sekadar lembaga yang ada di atas kertas,” tegasnya.
Aksi Hamzah menilai tantangan terbesar koperasi saat ini adalah ketimpangan dalam persaingan usaha. Koperasi yang mengedepankan prinsip kebersamaan harus berhadapan dengan perusahaan-perusahaan bermodal besar, sehingga ruang tumbuhnya semakin terbatas tanpa dukungan kebijakan yang berpihak.
Ia juga menyoroti masih banyak koperasi yang hanya aktif secara administratif, tetapi tidak menjalankan kegiatan usaha yang produktif. Kondisi itu membuat keberadaan koperasi belum memberi dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan anggota maupun masyarakat luas.
Karena itu, Aksi Hamzah menegaskan revitalisasi koperasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga keberpihakan regulasi. “Harapan ekonomi bangsa ini sebenarnya digantungkan pada koperasi. Jadi koperasi harus kembali menjadi besar,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....