Belantara Foundation Bantu KUPS Kembangkan Usaha Desa

  • 10 Jul 2026 15:43 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Indragiri Hilir - Belantara Foundation menyerahkan bantuan berupa alat dan modal usaha kepada Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di lima desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada 6–7 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada KUPS di Desa Sungai Bela, Concong Dalam, Concong Tengah, Kampung Baru, dan Panglima Raja berdasarkan hasil asesmen potensi ekonomi masyarakat yang telah dilakukan sebelumnya.

Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan potensi usaha masing-masing desa. KUPS Pakan Makmur di Desa Sungai Bela memperoleh dukungan untuk mengembangkan usaha kerupuk udang, KUPS Bina Keluarga di Desa Panglima Raja untuk usaha kerupuk amplang, KUPS Kepiting Alam Berkah di Desa Concong Dalam dan KUPS Kepiting Lestari di Desa Concong Tengah untuk pengembangan budi daya kepiting, serta KUPS Nipah Pesisir di Desa Kampung Baru untuk pengembangan usaha pucuk dan lidi nipah.

Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dr. Dolly Priatna, mengatakan program tersebut bertujuan memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan hutan desa yang berkelanjutan. Menurutnya, upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan.

"Program ini bertujuan membantu masyarakat agar mampu mengelola hutan desa secara berkelanjutan, mengurangi laju deforestasi, memulihkan kawasan hutan yang terdegradasi, meningkatkan manfaat jasa ekosistem, sekaligus memperkuat mata pencaharian masyarakat. Program ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap target FOLU Net Sink 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)," ujar Dolly.

Ia menjelaskan, sejak 2023 Belantara Foundation telah mendampingi program pengelolaan hutan desa berkelanjutan di enam desa di Kabupaten Indragiri Hilir. Pendampingan tersebut mencakup fasilitasi penerbitan Surat Keputusan (SK) hutan desa seluas 10.087 hektare, pembentukan lembaga pengelola hutan desa, penguatan kapasitas masyarakat, hingga pembentukan enam KUPS yang melibatkan puluhan anggota masyarakat.

"Kami akan terus mendorong kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah, sektor swasta, media, dan seluruh pemangku kepentingan agar program pengelolaan hutan desa berkelanjutan dapat memperkuat program perhutanan sosial yang sedang dijalankan pemerintah di Kabupaten Indragiri Hilir," katanya.

Sementara itu, Penyuluh Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Mandah, Syamsi Mahdi, mengapresiasi dukungan Belantara Foundation dalam memperkuat pelaksanaan program perhutanan sosial di Indragiri Hilir. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat, organisasi masyarakat sipil, dan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

"Kami menyambut baik kolaborasi ini karena menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pelestarian kawasan hutan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak," ujar Syamsi.

Program tersebut juga mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan kelompok masyarakat penerima manfaat. Mereka berharap pendampingan yang diberikan Belantara Foundation mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi desa secara berkelanjutan, sekaligus membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....