BPBD Evakuasi Korban Angin Kencang Inhil
- 10 Jul 2026 02:19 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Indragiri Hilir - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir bergerak cepat menangani dampak bencana angin kencang yang merusak sebuah rumah di Jalan Gerilya Lorong Rilek 2, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis 9 Juli 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indragiri Hilir membenarkan peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, ia langsung menginstruksikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk turun ke lokasi melakukan evakuasi dan penanganan..
| Baca juga: Hujan Guyur Riau, BMKG Catat 14 Titik Panas |
"Kami langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, asesmen, pendataan, serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan kelurahan guna memastikan penanganan terhadap warga terdampak berjalan dengan baik," ujarnya.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu 8 Juli 2026 itu dipicu angin kencang yang disertai hujan dan gelombang pasang. Akibatnya, rumah milik Aspawi mengalami kerusakan berat hingga dalam kondisi miring dan tidak lagi layak dihuni.
Satu kepala keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak dalam kejadian tersebut dan terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Berdasarkan hasil asesmen BPBD, nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Selain melakukan pendataan, BPBD juga berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyalurkan bantuan kebutuhan dasar serta membantu pembersihan puing-puing bangunan yang masih bisa dimanfaatkan.
"Kami juga merekomendasikan dilakukan kajian teknis terhadap lokasi terdampak. Apabila kawasan tersebut dinilai tidak lagi aman, relokasi menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan," tambahnya.
Hingga K amis 92026, rumah yang terdampak masih dalam kondisi miring dan belum dapat ditempati. Penanganan bencana melibatkan BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, Pemerintah Kecamatan Tembilahan Hulu, Kelurahan Tembilahan Hulu, serta masyarakat yang bergotong royong membantu proses evakuasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....