DPRD Pekanbaru Minta Kejelasan Rencana Outbound Ribuan RT dan RW

  • 08 Jul 2026 10:10 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru mengadakan kegiatan outbound dan pembekalan bagi ribuan ketua RT dan RW mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Kota Pekanbaru. Legislatif meminta agar pemerintah daerah terlebih dahulu memberikan gambaran lengkap mengenai konsep kegiatan serta rincian penggunaan anggaran.

Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Robin Eduar menyebut, pihaknya belum mendapatkan informasi detail terkait program yang disebut akan melibatkan lebih dari 3.000 ketua RT dan RW di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

Menurut Robin, sejauh ini rencana tersebut baru disampaikan secara umum oleh Wali Kota Pekanbaru. Sementara detail mengenai tujuan, mekanisme pelaksanaan, hingga kebutuhan biaya kegiatan belum diterima oleh DPRD.

"Untuk saat ini masih sebatas rencana yang disampaikan Pak Wali Kota. Kami belum mengetahui secara lengkap bagaimana konsep pelaksanaannya," ujar Robin, Selasa 7 Juli 2026.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Komisi I, peserta kegiatan nantinya mencakup seluruh ketua RT dan RW, baik yang baru terpilih maupun pejabat yang masih aktif menjalankan tugas. Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 3.000 orang.

Komisi I DPRD Pekanbaru berencana memanggil pihak Pemko Pekanbaru guna meminta penjelasan lebih lanjut. Pembahasan akan mencakup latar belakang kegiatan, manfaat yang ingin dicapai, sumber pembiayaan, hingga jumlah anggaran yang akan dialokasikan.

"Kami ingin mengetahui anggarannya berasal dari mana, berapa besar kebutuhannya, dan seperti apa konsep kegiatan tersebut. Sampai sekarang data lengkapnya belum kami terima," jelas Robin.

Ia menegaskan, DPRD belum dapat menentukan apakah program tersebut layak dijalankan atau justru berpotensi membebani anggaran daerah. Kajian akan dilakukan setelah seluruh perencanaan dan rincian biaya disampaikan pemerintah kota.

Jika hasil evaluasi menunjukkan kegiatan tersebut kurang memberikan manfaat dibandingkan biaya yang dikeluarkan, DPRD akan mendorong agar anggaran dialihkan untuk kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak, seperti peningkatan pelayanan publik maupun pembangunan infrastruktur.

Namun, apabila kegiatan pembekalan tersebut terbukti mampu meningkatkan kemampuan RT dan RW dalam menjalankan peran sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, DPRD menyatakan siap mendukung pelaksanaannya.

"Yang terpenting manfaat programnya harus jelas dan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat," tutur Robin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....