Pembangunan SMA Negeri 5 Pangkalpinang Resmi Dimulai
- 08 Jul 2026 09:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pembangunan SMA Negeri 5 Kota Pangkalpinang di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kecamatan Gerunggang resmi dimulai.
Peletakan batu pertama dilakukan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, didampingi Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, Selasa 7 Juli 2026.
Gubernur Hidayat Arsani mengatakan pembangunan sekolah baru ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Babel dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan.
"Ini salah satu bentuk pemerataan pendidikan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ujar Hidayat.
Dengan hadirnya SMA Negeri 5, Pemprov berharap dapat mengurangi penumpukan siswa di sekolah-sekolah favorit dan memperluas jangkauan pendidikan menengah di wilayah Gerunggang dan sekitarnya
Pada tahap awal, sekolah tersebut akan dibangun dengan empat ruang kelas. Namun, Pemerintah Provinsi akan kembali mengusulkan penambahan pembangunan kepada pemerintah pusat agar kapasitas sekolah dapat ditingkatkan.
"Ini baru empat kelas. Kita juga masih akan menyusulkan ke pusat supaya bisa menjadi lima kelas agar seluruh anak dapat bersekolah semua," katanya.
Ia berharap kehadiran SMA Negeri 5 Pangkalpinang dapat mempermudah akses pendidikan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Air Kepala Tujuh dan sekitarnya.
"Harapan kami, dengan adanya sekolah ini, anak-anak yang berada di kawasan ini tidak perlu lagi bersekolah jauh dari tempat tinggal mereka," ucapnya.
Senada dengan Gubernur, Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, mengatakan pembangunan SMA Negeri 5 menjadi solusi pemerataan pendidikan, khususnya bagi masyarakat di kawasan Air Kepala Tujuh dan Tuatunu.
Menurutnya, selama ini banyak siswa di wilayah tersebut mengalami kendala karena sistem zonasi, sementara akses menuju SMA Negeri 1 maupun SMA Negeri 3 Pangkalpinang relatif jauh.
"Karena akses zonasi tidak masuk, sementara ke SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 1 jaraknya cukup jauh. Di Kecamatan Gerunggang sendiri juga belum ada SMA Negeri. Dengan hadirnya SMA Negeri 5 ini, kami sebagai Pemerintah Kota sangat bersyukur," ujar Saparudin.
Ia juga menjelaskan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan sekolah merupakan aset milik Pemerintah Kota Pangkalpinang.
"Lahan pembangunan ini memang milik Pemerintah Kota. Sebelumnya lahan ini diperuntukkan sebagai kawasan pemakaman," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....