Kota Jambi Mendapat Tambahan Jaringan Gas 15 Ribu Sambungan Rumah

  • 07 Jul 2026 14:17 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Pemerintah Kota Jambi memperoleh tambahan pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebanyak 15.000 sambungan rumah (SR) pada 2026 guna memperluas akses masyarakat terhadap energi yang lebih hemat dan aman.

Menurut Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Jambi Hendra Saputra, jumlah tersebut meningkat dari alokasi awal sekitar 13.235 sambungan rumah.

Pemerintah pusat kemudian menambah kuota sebanyak 1.700 sambungan sehingga total pembangunan jargas tahun ini mencapai 15.000 sambungan rumah.

Kota Jambi telah memiliki 13.226 sambungan rumah hingga pembangunan jargas tahun 2020, kata dia, dari jumlah itu terdapat sebanyak 11.025 sambungan telah aktif dan teraliri gas bumi, sedangkan sisa masih menunggu proses aktivasi.

Hendra menjelaskan, kehadiran jaringan gas memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat karena biaya penggunaan lebih rendah dibandingkan LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram.

Rata-rata biaya pemakaian jargas berkisar Rp40 ribu hingga Rp60 ribu per bulan, sedangkan kebutuhan rumah tangga yang menggunakan LPG umum mencapai tiga hingga empat tabung setiap bulan.

"Jargas selain lebih hemat, juga lebih aman," ujarnya, Senin 6 Juli 2026. Gas bumi memiliki berat jenis lebih rendah dibandingkan LPG sehingga tidak mudah terakumulasi apabila terjadi kebocoran.

Sistem jaringan juga dilengkapi regulator berlapis mulai dari instalasi di rumah pelanggan hingga regulating station yang melayani satu wilayah.

Pihaknya mengatakan masyarakat juga memperoleh pasokan gas selama 24 jam, energi yang lebih bersih, serta tidak perlu mengantre membeli tabung gas di pangkalan.

Ia juga mengatakan pembangunan jargas masih bergantung pada pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) karena membutuhkan investasi yang besar.

"Masyarakat tidak dikenakan biaya pemasangan melalui program ini dan hanya diminta memberikan persetujuan pemasangan jaringan di lingkungan rumah masing-masing," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....