Gunung Merapi Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran, Mengarah ke Barat Daya

  • 06 Jul 2026 15:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – BPPTKG mencatat adanya luncuran awan panas guguran Gunung Merapi, Senin, 6 Juli 2026. Awan panas guguran terjadi dua kali. Pada pukul 08.28 WIB awan panas guguran meluncur sejauh 1,7 kilometer yang mengarah ke barat daya tepatnya ke Kali Krasak dan pukul 08.41 sejauh 2 kilometer ke arah barat daya tepatnya ke Kali Putih.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan awan panas guguran pertama terjadi dengan amplitude maksimal 32,92 mm dan durasi 103,55 detik. Sementara, pada luncuran kedua terjadi dengan amplitudo maks 121,54 mm dan durasi 124,88 detik. Agus mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km dan Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Sementara, yang perlu diwaspadai pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

“Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,” kata Agus melalui keterangan tertulis, Senin, 6 Juli 2026.

Dia menambahkan, data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung. Hal ini dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya. Agus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

“Masyarakat juga diimbau agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....