Sam Bantah Isu KONI Tak Bayar Bonus Atlet
- 06 Jul 2026 13:25 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonedia ( KONI) Provinsi Maluku, Sam Latuconsina, membantah isu yang tengah berhembus soal tidak dibayarkannya bonus bagi atlet prestasi PON Bela Diri oleh KONI Maluku.
Sam memastikan bahwa bonus tersebut akan diberikan. Anggarannya pun telah disiapkan sebesar Rp215 juta. Tapi berhubung daerah masih dalam devisit anggaran, sehingga belum dibayarkan.
"Anggaran telah disiapkan sebesar Rp215 juta untuk atlet berprestasi. Jadi kalau ada isu yang bilang tidak dibayarkan, itu hoax. Pasti dibayarkan. Seluruh atlet juga sudah tahu itu," kata Sam di Ambon, Senin, 6 Juli 2026
Menurutnya, anggaran sebesar Rp 215 juta ini akan dibagikan dengan nilai berbeda kepada atlet. Artinya, atlet paraih medali emas akan mendapatkan sedikit besar dari atlet peraih medali perak dan perunggu, begitupun jajaran pelatih.
"Anggaran KONI ini sudah disetujui, kita hanya terkendala karena devisit. Nanti untuk peraih mendali emas Rp25 juta, perak Rp20 juta, perunggu Rp15 juta. Dan untuk jajaran pelatih di kisaran Rp5 juta. Pasti akan dibayarkan," ucapnya
Mantan Wakil Wali Kota Ambon itu menjelaskan, atlet PON cabor bela diri merupakan tangguang jawab penuh KONI Provinisi Maluku, sementara cabang olahraga lain adalah kewenangan masing-masing pengurus.
"Bahkan pak Gubernur Hendrik Lewerissa sendiri telah memberikan apresiasinya terhadap para atlet. Tentu kita dukung dengan pembayaran bonus," kata Sam
Sam meminta masyarakat agar lebih dulu melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, sehingga berita yang dinaikkan tidak terjadi kekeliriuan atau paling tidak berimbang.
"Jadi pemberitaan tentang bonus gelap itu hoax kalau ada pemberitaan semacam itu harusnya dikonfrimasi dengan pihak terkait termasuk KONI maluku karena itu tanggung jawab kami," kata Sam menutup obrolannya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....