Pemkab Sleman Gandeng Universitas, Putus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

  • 06 Jul 2026 13:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman – Pemkab Sleman turut menggandeng berbagai universitas untuk memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Hal ini turut diwujudkan melalui program Beasiswa Sleman Pintar yang turut disosialisasikan di Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY). Beasiswa Sleman Pintar menjadi program jangka panjang yang didukung oleh APBD Kabupaten Sleman. Dana publik ini dikembalikan sepenuhnya sebagai kehormatan dan fasilitas bagi masyarakat yang kurang beruntung agar mampu mengakses pendidikan tinggi.

Wakil Bupati Sleman sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Sleman Danang Maharsa menyebut pihaknya memiliki 3 strategi utama dalam mengentaskan kemiskinan. Diantaranya adalah melalui jaminan sosial bagi warga miskin nonproduktif seperti lansia dan penderita sakit menahun. Lalu, peningkatan keterampilan bagi usia produktif. Ada pula upaya memutus mata rantai kemiskinan antar generasi melalui program Beasiswa Sleman Pintar.

"Secara data empiris, anak dari keluarga yang kurang beruntung secara ekonomi cenderung mewarisi kondisi orang tuanya karena keterbatasan akses. Lewat program 'Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana' ini Pemkab Sleman membiayai penuh uang semesteran sehingga orang tua tidak perlu cemas lagi,” kata Danang saat memberikan sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar di UTY, Minggu, 5 Juli 2026.

Danang menambahkan, Beasiswa Sleman Pintar tak hanya memberikan fasilitas berupa pembiayaan perkuliahan. Namun, juga dikombinasikan dengan magang kerja industri terintegrasi. Dengan demikian, mahasiswa sekaligus bisa langsung diterjunkan ke dunia usaha untuk mengasah keterampilan, termasuk peluang mendapatkan penghasilan mandiri saat menjalani program magang.

Sementara, Bupati Sleman Harda Kiswaya menjelaskan penting untuk bersinergi dan melakukan pengawasan ketat agar program Beasiswa Sleman Pintar ini bisa berjalan dan tetap tepat sasaran. Di sisi lain, Harda juga mendorong para orang tua penerima beasiswa untuk memantau proses belajar mahasiswa.

"Kami di pemerintahan bersama DPRD akan terus berjuang memastikan dana ini tetap terjaga. Di era digital ini, tantangan semakin besar. Saya minta anak-anakku berkomitmen," ujar Harda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....