Marak Pendakian Merapi di tengah Status Siaga III, BPPTKG Ingatkan Potensi Bahaya

  • 03 Jul 2026 07:42 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) turut buka suara terkait dengan maraknya pendakian Gunung Merapi via Selo, Boyolali di tengah kondisi Gunung Merapi yang saat ini masih berstatus Siaga Level III.

Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan potensi bahaya Gunung Merapi saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya. Meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Sedangkan, pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

“⁠Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” kata Agus.

Agus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. ⁠Masyarakat juga diminta untuk mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG). Terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Di sisi lain, ⁠masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

“⁠Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....