Keluarga Penerima Manfaat di Klaten Ikhlas Bansos Dialihkan

  • 02 Jul 2026 16:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Sebanyak 2.087 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Klaten mengikuti Wisuda Graduasi. Mereka telah rela melepaskan bantuan sosial yang diterimanya.

Salah satu peserta wisuda Graduasi Mandiri, Sutinah (49) warga Desa Bener Kecamatan Wonosari. Ia iklas melepaskan bantuan sosial yang diterimanya untuk orang lain yang lebih membutuhkan. Sutinah yang mempunyai lima orang anak tersebut kini perekonomian keluarga sudah membaik.

"Bantuan saya tabung terus sampai mendapat sekitar 2.700.000, terus saya belikan alat untuk buruh gitar. Sekarang Alhamdulillah saya dipercaya dan merasa sudah mampu dan mengundurkan diri dari PKH," katanya, Selasa 30 Juni 2026.

Dikatakan, ia mulai mendapat bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dengan berjualan Soto dan Brambang asem dengan pendapatan perhari kurang lebih 70-80 ribu rupiah. Sekarang ini melalui usaha gitar (buruh) pendapatan keluarga mulai meningkat menjadi tiga juta rupiah per minggu.

Dirinya juga sudah merelakan bantuan sosial yang diterimanya untuk dialihkan kepada yang lebih membutuhkan.

Peserta wisuda Graduasi Mandiri lainnya Sri Murtini warga Desa Birit Kecamatan Wedi Klaten. Ia memutuskan untuk graduasi mandiri karena secara ekonomi sudah membaik , selain itu yang lain dapat bagian.

"Sekarang sudah membaik ekonominya. Saya graduasi mandiri agar yang lain juga kebagian," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Akhmad Luthfi memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga penerima manfaat peserta Graduasi Mandiri.

'Bapak ibu menjadi pionir bagi bapak ibu yang lain, pionir itu jagoan, jagoan perempuan. Karena sudah diwisuda sehingga bapak ibu sudah bisa berdiri diatas kaki sendiri," katanya.

Gubernur juga meminta kepada masyarakat yang selama ini menerima bantuan dan kini merelakan untuk orang lain, agar disampaikan kepada penerima manfaat yang lain. Bila sudah meras ekonomi membaik dapat dialihkan kepada pihak lain yang lebih membutuhkan. (Adam Sutanto)

)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....