Semangat Tak Kenal Batas, Penyandang Tunadaksa Lolos SNBT 2026 dan Diterima di UNY

  • 02 Jul 2026 21:55 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Semangat dan ketekunan mengantarkan Yasmin Nur Haniifah meraih prestasi membanggakan. Penyandang disabilitas tunadaksa tersebut berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan diterima di Program Studi S1 Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Keberhasilan Yasmin membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi dan mewujudkan cita-cita. Berbekal kerja keras, kedisiplinan belajar, serta dukungan keluarga dan sekolah, gadis kelahiran 11 Maret 2008 asal Sleman itu berhasil menjadi salah satu mahasiswa baru UNY.

Alumni SMAN 2 Ngaglik Sleman tersebut mengaku tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi SNBT. Ia hanya mengikuti bimbingan belajar sebagai persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sejak awal kelas XI, kemudian melanjutkan belajar secara mandiri di rumah.

Ketertarikan Yasmin pada Program Studi Pendidikan Luar Biasa berangkat dari pengalaman pribadinya sebagai penyandang disabilitas. Putri pasangan Haryanto dan Ni Made Leli itu ingin memahami lebih dalam konsep pendidikan inklusif sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan layanan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

"Saya sangat bersyukur dapat diterima di UNY, khususnya di Program Studi Pendidikan Luar Biasa. Saya berharap dapat belajar lebih banyak tentang pendidikan inklusif dan nantinya berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah bagi semua peserta didik," ujar Yasmin, Rabu, 1 Juli 2026.

Sekretaris Pusat Layanan Disabilitas (PLD) UNY, Nur Azizah, mengapresiasi capaian Yasmin. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi ketika memperoleh akses pendidikan yang inklusif serta dukungan yang memadai.

"Keberhasilan Yasmin merupakan bukti bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi yang luar biasa untuk berkembang dan berprestasi. Pendidikan tinggi harus menjadi ruang yang terbuka bagi semua, tanpa diskriminasi. UNY terus berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang inklusif agar seluruh mahasiswa dapat belajar, berkembang, dan mencapai prestasi terbaiknya," katanya.

Nur Azizah menjelaskan, PLD UNY memberikan berbagai bentuk akomodasi yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas. Layanan tersebut meliputi penyediaan materi perkuliahan dalam format yang aksesibel, seperti digital, audio, atau huruf braille sesuai kebutuhan, pemberian waktu tambahan saat ujian, penyesuaian metode asesmen, pendampingan ujian akhir, layanan juru bahasa isyarat, hingga dukungan penggunaan teknologi asistif.

Selain layanan akademik, PLD juga menyediakan pendampingan nonakademik melalui layanan konsultasi bagi mahasiswa, orang tua, dosen, maupun tenaga kependidikan. Seluruh layanan tersebut menjadi bagian dari komitmen UNY dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan ramah bagi seluruh sivitas akademika.

Prestasi Yasmin diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa, khususnya penyandang disabilitas, untuk terus percaya pada kemampuan diri dan berani mengejar impian. Keberhasilannya sekaligus memperkuat komitmen UNY sebagai perguruan tinggi yang membuka akses pendidikan tinggi berkualitas bagi semua, serta membuktikan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang mampu melahirkan prestasi dan kontribusi positif bagi bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....