Praktik Penglaman Lapangan (PPL) di ASEAN jadi Cara Internasionalisasi FKIP Unib
- 02 Jul 2026 08:00 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ASEAN kembali menjadi salah satu instrumen strategis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu dalam memperluas jejaring akademik di tingkat internasional. Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan mengasah kemampuan mengajar secara langsung di sekolah-sekolah luar negeri sekaligus memperkaya pengalaman dalam lingkungan pendidikan multikultural.
Program ini merupakan bagian dari SEA-Teacher Program yang berada di bawah koordinasi Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Skema tersebut dirancang untuk mempertemukan mahasiswa pendidikan dari berbagai negara Asia Tenggara melalui kegiatan praktik mengajar dan pertukaran akademik.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP Unib, Dr. Rio Kurniawan, mengatakan pada akhir bulan Juni lalu, bahwa PPL ASEAN telah menjadi agenda rutin fakultas dalam mendukung visi internasionalisasi Universitas Bengkulu. Menurutnya, pengalaman belajar lintas negara menjadi bekal penting bagi calon guru untuk menghadapi dinamika pendidikan di era global.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa tidak hanya menerapkan kompetensi pedagogik yang telah dipelajari selama perkuliahan, tetapi juga beradaptasi dengan karakter peserta didik, budaya sekolah, dan sistem pembelajaran yang berbeda. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme, kemampuan komunikasi internasional, serta kepekaan terhadap keberagaman budaya.
Bagi institusi, pelaksanaan PPL ASEAN juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara. Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat reputasi Universitas Bengkulu sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kerja sama akademik di tingkat regional.
Selain mengirim mahasiswa ke luar negeri, FKIP Unib juga menerima mahasiswa asing melalui pola pertukaran timbal balik. Kehadiran peserta dari universitas mitra memberikan kesempatan bagi sekolah-sekolah di Bengkulu untuk menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih beragam sekaligus memperkuat diplomasi pendidikan.
Pada pelaksanaan SEA-Teacher Program 2026, FKIP Unib menjalin kerja sama dengan FEU Roosevelt di Filipina sebagai salah satu perguruan tinggi mitra. Kerja sama juga terus dikembangkan bersama University of Santo Tomas di Filipina, Sanggar Belajar Binaan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur di Malaysia, serta Sangkhon Islam Wittaya School di Thailand.
Tahun ini, FKIP Unib mengirimkan tujuh mahasiswa ke Malaysia, dua mahasiswa ke Thailand, dan dua mahasiswa ke Filipina untuk mengikuti program praktik mengajar. Di sisi lain, empat mahasiswa asal Filipina dari University of Santo Tomas dan FEU Roosevelt menjalani kegiatan serupa di sekolah-sekolah mitra di Bengkulu.
Seluruh peserta ditempatkan pada sekolah yang sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing dengan pendampingan guru pamong dan dosen pembimbing. Pola tersebut memastikan proses pembelajaran berlangsung optimal sekaligus memberikan pengalaman profesional yang relevan bagi setiap mahasiswa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....