Graduasi Mandiri, 2.087 KPM Klaten Lepas Dari Kemiskinan
- 01 Jul 2026 07:34 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar wisuda graduasi mandiri bagi keluarga Penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Klaten. Jumlahnya lebih dari dua ribu KPM yang melepaskan bantuan sosial karena kondisi sudah lebih baik secara ekonomi.
Wisuda graduasi tersebut berlangsung di Gedung Grha Bung Karno (GBK) Klaten dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Gubernur Jawa Tengah Akhamd Luthfi juga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Kegiatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) berupa bantuan modal usaha produktif sebesar lima juta rupiah untuk KPM bantuan sosial seperti PKH dan BPNT oleh Kementerian Sosial.
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyambut gembira adanya wisuda graduasi mandiri sebanyak 2.087 Keluarga Penerima manfaat program keluarga harapan. Wisuda graduasi mandiri tersebut merupakan bukti kerja kolaborasi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam memutus kemiskinan sehingga mereka dapat lebih baik secara ekonomi.
“Ini adalah bukti bagaimana negara dengan berkolaborasi antara pemerintah Pusat dengan pemerintah Daerah dengan perusahan swasta bergotong royong untuk dapat memutus transmisi kemiskinan. Dan pada hari ini kita sudah membuktikan di Klaten kita bisa menggraduasi 2.087 keluarga penerima manfaat yang selam ini menerima manfaat mereka bisa hijrah berdaya dan mandiri,” kata Wakil Menteri sosial Agus Jabo Priyono, Selasa (30 Juni 2026).
Pada kesempatan itu Wakil Menteri Sosial juga menyampaikan terimaksih kepada jajaran pendamping yang telah melakukan pendampingan kepada para penerima manfaat sehingga mereka dapat lebih baik dan melepaskan bantuan yang selama ini diterima.
Sementara Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengatakan wisuda graduasi mandiri menjadi simbol lahirnya keluarga yang telah bangkit dan lebih percaya diri dan lebih mandiri dan siap berdiri diatas kemampuan sendiri. Bupati mengatakan kemiskinan bukanlah takdir yang tidak dapat dirubah tetapi dengan pendampingan yang tepat, kerja keras dan semangat untuk maju maka perubahan itu dapat diwujudkan.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tinginya kepada kementrian sosial RI kemudian seluruh pendamping PKH , pemerintah desa , Pemerintah kecamatan dan semua pihak yang bekerja tanpa lelah mendampingi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan itu Bupati Hamenang Wajar Ismoyo juga menyampaikan tentang angka kemiskinan di Kabupaten Klaten tahun 2025 yang mengalami penurunan 1, 05 persen. Sampai saat ini di klaten masih ada lebih dari 129.600 jiwa yang masuk katagori miskin yang tersebar di 26 kecamatan. (Adam Sutanto)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....