BNNP DIY Ajak Anak Muda Berani Berkata Tidak terhadap Narkoba
- 30 Jun 2026 17:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak generasi muda untuk memiliki keberanian menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan diri remaja menghadapi maraknya peredaran narkotika.
Kepala BNNP DIY, Faried Zulkarnain, mengatakan keberanian mengatakan "tidak" menjadi langkah sederhana namun sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, tekanan dari lingkungan pergaulan sering kali menjadi pintu masuk seseorang mencoba narkoba untuk pertama kali.
"Pesan saya kepada adik-adik, beranilah mengatakan tidak apabila ada teman atau siapa pun yang menawarkan narkoba. Kita tidak perlu fomo, tidak perlu malu karena tidak menggunakan narkoba," kata Faried dalam kegiatan BNN Goes to Campus berkolaborasi dengan RRI Yogyakarta, di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST), Jumat, 26 Juni 2026.
Faried menegaskan bahwa anak muda tidak perlu merasa takut dianggap tidak keren atau tidak jantan hanya karena menolak narkoba. Justru sikap percaya diri untuk menolak merupakan bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan masa depan.
Menurutnya, kemampuan melindungi diri harus dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan sejak usia dini. Karena itu, BNNP DIY terus menggencarkan berbagai kegiatan penyuluhan kepada pelajar dan mahasiswa.
Selain mengedukasi, BNNP DIY juga mengajak generasi muda menjadi pelopor di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan dapat mengingatkan teman sebaya mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba.
Ajakan serupa juga disampaikan salah seorang peserta dalam acara tersebut, Wida. Siswa SMA di Bantul itu mengaku turut prihatin atas tingginya angka penyalahgunaan narkoba di DIY yang menempatkan provinsi ini pada peringkat kelima secara nasional. Ia pun mengajak sesama generasi muda untuk tidak tergoda mencoba narkoba dalam bentuk apa pun.
"Saya sebagai generasi muda turut prihatin karena Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi salah satu daerah dengan angka penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia. Pesan saya untuk teman-teman, jauhilah narkoba karena narkoba tidak akan membawamu kepada kesuksesan, tapi membawamu kepada hal-hal yang negatif," katanya.
Wida berharap edukasi yang dilakukan BNN semakin sering dilakukan. Ia juga berharap angka penyalahgunaan narkoba di DIY dapat terus menurun sehingga remaja dan mahasiswa mampu menjaga diri serta lingkungannya dari bahaya narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....