Kajian Regruping SD, Bupati Belitung Nilai Banyak Dampak Positif

  • 30 Jun 2026 21:06 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung – Pemerintah Kabupaten Belitung tengah melakukan kajian terhadap rencana penggabungan (regruping) sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang dinilai memiliki jumlah peserta didik relatif sedikit. Kebijakan ini disebut sebagai langkah penataan agar proses belajar mengajar lebih efektif.

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat menilai, rencana regruping tersebut berpotensi memberikan sejumlah dampak positif, terutama dalam pemerataan tenaga pendidik dan peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

"Melihat SD yang akupansinya kecil akan diregrouping. Banyak nilai positif, pemenuhan guru yang masih kurang bisa kita atasi secara persentase, dan daya saing siswa juga meningkat," ujar Djoni, Senin 29 Juni 2026.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah sekolah dengan jumlah siswa jauh di bawah standar ideal. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi suasana belajar siswa di kelas.

"Standar SD rata-rata 28 siswa, tetapi ada yang hanya 10 atau 13. Regrouping ini juga tidak mengganggu geografis karena jaraknya maksimal sekitar 2 kilometer," katanya.

Selain itu, Djoni memastikan kebijakan tersebut tidak akan serta-merta menghilangkan posisi kepala sekolah, karena penataan akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Soal kepala sekolah tidak serta-merta hilang. Ada yang PLT, nanti akan kita tata kembali sesuai kebutuhan," ucapnya.

Ia menargetkan, proses kajian dan penataan regruping sekolah dasar tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

"Harapannya proses regrouping ini bisa selesai dalam dua sampai tiga bulan," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....